Thursday, October 1, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

7 Mobil Damkar untuk 32 Kecamatan, PDIP Desak Pemkab Simalungun Tambah Armada

Mistar.idKamis, 1 Oktober 2026 pukul 19.27 WIB
7_mobil_damkar_untuk_32_kecamatan_pdip_desak_pemkab_simalungun_tambah_armada

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Simalungun, Aripin Panjaitan, saat menyampaikan pandangan fraksinya dalam rapat paripurna Ranperda P-APBD 2026. (foto: Indra/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun diminta menyiapkan satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) di setiap kecamatan.

Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P) DPRD Simalungun, Aripin Panjaitan, saat membacakan pandangan akhir fraksi pada rapat paripurna Ranperda P-APBD Simalungun 2026, Rabu (30/9/2026).

Menurut Aripin, selain menambah armada, pemerintah daerah juga harus memastikan mobil damkar yang sudah tersedia dalam kondisi layak dan siap digunakan selama 24 jam.

"Kami minta kepada BPBD untuk memprogramkan atau menyiapkan mobil pemadam kebakaran di setiap kecamatan di Kabupaten Simalungun. Untuk mobil yang sudah tersedia agar dipastikan layak beroperasi dalam 24 jam dan sesuai standar," katanya.

Desakan tersebut berkaitan dengan keterbatasan armada damkar yang tersedia saat ini. Pemkab Simalungun memiliki tujuh unit mobil pemadam untuk mendukung penanganan kebakaran di 32 kecamatan.

Selain armada damkar, Fraksi PDI-P juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menambah mesin pemotong pohon serta menyiagakan petugas di kawasan yang rawan terjadi pohon tumbang.

"Dalam menghadapi cuaca ekstrem saat ini kami juga meminta BPBD menyiapkan alat pemotong pohon serta petugas yang siap untuk daerah yang rawan pohon tumbang," ujar Aripin.

Selain itu, Fraksi PDI-P juga menyoroti persoalan kekurangan guru SD. Dinas terkait diminta memberi perhatian terhadap sekolah-sekolah yang berada di kawasan pinggiran Danau Toba.

"Agar dinas terkait menuntaskan persoalan kekurangan guru SD," katanya.

Di sektor pertanian, Pemkab Simalungun juga diminta segera memperbaiki jaringan irigasi yang rusak. Perbaikan dinilai diperlukan agar lahan pertanian tetap dapat dimanfaatkan dan tidak beralih fungsi.

Dinas Pertanian juga diminta menyalurkan bibit padi dan jagung yang sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah di Simalungun.

"Selain itu diminta juga Dinas Pertanian untuk menyalurkan bibit padi dan jagung yang jenis bibitnya sesuai dengan wilayah Simalungun," kata Aripin.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Simalungun Samrin Girsang sebelumnya mengatakan penambahan mobil damkar akan diusulkan dalam R-APBD 2027.

"Di R-APBD nanti kita tampung untuk penambahan damkar," katanya.

Samrin mengakui tujuh armada pemadam yang tersedia saat ini masih terbatas untuk mendukung penanganan kebakaran di seluruh wilayah Simalungun. Dalam pembahasan anggaran 2027, pihaknya berencana menambah sekitar tiga hingga empat unit mobil pemadam.

"Tahun depan kita tampung. Kalau tidak salah, tiga atau empat itu bertambah," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, penambahan armada damkar menjadi salah satu kebutuhan yang didorong untuk masuk dalam perencanaan anggaran Pemkab Simalungun pada 2027. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN