Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

59 Kebakaran Terjadi di Pematangsiantar Sepanjang 2025, Listrik Jadi Penyebab Utama

Mistar.idJumat, 5 Desember 2025 17.18
journalist-avatar-top
HH
59_kebakaran_terjadi_di_pematangsiantar_sepanjang_2025_listrik_jadi_penyebab_utama

Ilustrasi, Kebakaran yang terjadi di Kota Pematangsiantar. (foto:chatgpt/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 59 kejadian kebakaran terjadi di Kota Pematangsiantar. Data ini menegaskan bahwa kebakaran masih menjadi ancaman serius, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan padat penduduk.

Dari total kejadian tersebut, sekitar 70 persen disebabkan konsleting listrik, sementara 30 persen lainnya dipicu oleh kompor dan kebocoran gas.

Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas penyebab kebakaran berasal dari aktivitas sehari-hari masyarakat, sehingga peningkatan kewaspadaan dan perawatan instalasi rumah tangga menjadi sangat penting.

Kepala Operasional Damkar, Remaja Ginting, menyampaikan bahwa wilayah permukiman padat menjadi lokasi paling rentan, mengingat jarak antarbangunan yang berdekatan dapat membuat api cepat menyebar dan sulit dikendalikan.

"Langkah kecil yang dilakukan setiap warga dapat mencegah kerugian besar serta menyelamatkan nyawa dan harta benda. Safety starts at home. Keselamatan berawal dari rumah Anda sendiri," ujar Remaja Ginting, Jumat (5/12/2025).

Remaja Ginting menambahkan, pemerintah dan petugas pemadam kebakaran mengimbau seluruh warga Pematangsiantar, khususnya yang berdomisili di kawasan padat penduduk.

"Himbauan tidak hanya dilakukan di kawasan padat penduduk. Kami mengimbau seluruh masyarakat agar memeriksa instalasi listrik secara berkala, termasuk kabel, colokan, dan perangkat elektronik yang berpotensi menimbulkan panas berlebih," ucapnya.

Selain itu, warga diminta untuk tidak menumpuk steker listrik pada satu sumber daya dan menghindari penggunaan kabel yang sudah aus atau rusak.

"Mengawasi penggunaan kompor dan tabung gas, memastikan regulator terpasang dengan benar, serta mematikan api dan gas setelah selesai digunakan. Segera lapor ke petugas pemadam kebakaran jika terjadi tanda-tanda kebakaran, sekecil apa pun," tuturnya. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN