Saturday, June 6, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

AI Sandwich Disebut Mampu Jaga Kreativitas dan Berpikir Kritis Manusia

Mistar.idSabtu, 6 Juni 2026 15.00
AN
ai_sandwich_disebut_mampu_jaga_kreativitas_dan_berpikir_kritis_manusia

Ilustrasi AI Sandwich. (Foto: Istimewa)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), muncul konsep baru bernama AI Sandwich yang menekankan pentingnya keterlibatan manusia dalam setiap proses kerja yang melibatkan AI.

Konsep ini menggambarkan manusia sebagai "roti" yang mengapit AI di bagian tengah. Dalam praktiknya, manusia bertugas memulai pekerjaan dengan menentukan arah, konteks, dan tujuan, kemudian AI membantu mengolah tugas tersebut sebelum manusia kembali melakukan evaluasi dan penyempurnaan hasil akhir.

AI Sandwich pertama kali dipopulerkan oleh podcaster Nathaniel Whittemore dalam salah satu episode AI Daily Brief. Konsep ini muncul sebagai respons terhadap meningkatnya penggunaan AI di berbagai bidang yang dikhawatirkan dapat mengurangi peran manusia dalam proses berpikir dan pengambilan keputusan.

Penulis Andrea Wightwick menilai substansi utama tetap berada di tangan manusia, mulai dari penyusunan konteks, kreativitas, hingga kemampuan menilai dan menyunting hasil kerja AI.

Sementara itu, Harpreet Khurana menyebut AI justru membuat sentuhan manusia semakin penting, meskipun banyak pihak memprediksi teknologi tersebut akan menggantikan sejumlah pekerjaan strategis.

Pandangan serupa disampaikan Lane Freeman yang mengingatkan bahwa manusia telah lama mengalihdayakan sebagian fungsi berpikir kepada teknologi. Namun, menurutnya, AI kini berpotensi mengambil peran yang lebih kompleks, termasuk dalam kreativitas dan penilaian kritis.

Freeman juga memperingatkan bahaya ketika seseorang membiarkan AI memberikan jawaban terlebih dahulu sebelum berpikir secara mandiri. Kondisi itu dinilai dapat membuat otak terpaku pada satu jawaban dan mengurangi ruang untuk berpikir kreatif serta kritis.

Karena itu, konsep AI Sandwich mendorong manusia tetap aktif melakukan brainstorming, menyusun ide awal, dan mengevaluasi hasil akhir agar penggunaan AI menjadi bentuk kolaborasi, bukan ketergantungan.

Melalui pendekatan tersebut, AI diposisikan sebagai alat bantu yang memperkuat kemampuan manusia, bukan menggantikannya sepenuhnya. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN