Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Ketua P2SP Tegaskan Pembangunan USB PAUD TK Negeri Pembina Sopo Butar Dairi Rampung

Mistar.idSabtu, 24 Januari 2026 pukul 18.47 WIB
ketua_p2sp_tegaskan_pembangunan_usb_paud_tk_negeri_pembina_sopo_butar_dairi_rampung

Pekerjaan finish PAUD TK Negeri Pembina Sopo Butar. (Foto: Mardianto/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID

Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Mardianto Sinaga, kembali menjelaskan pekerjaan finis pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) PAUD TK Negeri Pembina Sopo Butar, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Kabupaten Dairi, yang berbiaya sebesar Rp1.681.812.000, bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025, pada Sabtu (24/1/2026).

Seakan tidak terima diberitakan, Mardianto menyampaikan pesan WhatsApp kepada Mistar. “Berita tertulis hingga Sabtu, 24 Januari 2026 pekerjaan masih belum selesai, tapi foto yang lae tunjukkan ke khalayak ramai adalah foto 21 Januari 2026,” tulisnya, sambil meminta agar pemberitaan yang dilengkapi foto pendukung dibuat sinkron, Sabtu (24/1/2026).

Mardianto kemudian mengirimkan narasi sebagai data tambahan hasil monitoring dan tinjauan dari pihak kementerian sebagai berikut:

Pada 21 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB–16.00 WIB, panitia melakukan zoom meeting terkait pembahasan progres kerja dan laporan keuangan dengan hasil baik.

Pada 13 November 2025 pukul 10.30 WIB–16.00 WIB, panitia menerima kunjungan tim dari Badan Pemeriksa Keuangan Pusat (BPKP) terkait penggunaan anggaran dan progres fisik yang dibuktikan dengan serah terima dokumen dengan hasil baik.

Pada 17 Desember 2025 pukul 15.00 WIB–18.00 WIB, panitia menerima kunjungan tim kementerian melalui fasilitator dari Universitas Negeri Medan (Unimed) terkait progres fisik dan pertanggungjawaban keuangan dengan hasil baik.

Pada hari ini, tanggal 24 Januari 2026, pekerjaan telah finis dan tinggal pembersihan lingkungan sekitar.

“Alat Pendukung Edukatif (APE) sudah datang pada 17 Desember 2025 dan pemeriksaan hal-hal lainnya juga baik,” tulis Mardianto sambil mengirimkan foto dokumentasi pekerjaan.

Dengan penjelasan tersebut, muncul pertanyaan mengapa terjadi keterlambatan. “Saya kira cukup, lae. Yang jelas kita tetap beracuan pada panduan dari kementerian. Dan setiap perubahan selalu kita komunikasikan atau minta petunjuk dengan kementerian untuk progres selanjutnya,” tulisnya.

Dijelaskannya, pencairan dana ke rekening P2SP dilakukan dalam dua tahap, yakni tahap pertama 70 persen dan tahap kedua 30 persen.

Sebelumnya, pekerjaan tersebut masih berlangsung dan dinyatakan finis pada Sabtu (24/1/2026).

“Sesuai papan proyek, pekerjaan belum selesai. Namun, hal ini disebabkan beberapa kendala teknis. Sesuai komunikasi dengan Kementerian Pendidikan, panitia diberikan perpanjangan waktu hingga 30 Januari 2026. Permohonan perpanjangan telah dibuat melalui berita acara dan disetujui kementerian,” kata Mardianto kepada MISTAR secara singkat melalui WhatsApp, Sabtu (24/1/2026).

Saat ditanya mengenai kendala utama keterlambatan, apakah karena dana atau pekerja yang kurang profesional, Mardianto menjawab, “Hanya karena cuaca ekstrem.”

Ketika ditanya berapa persen dana yang terserap ke rekening P2SP per 31 Desember 2025, Mardianto yang juga menjabat sebagai Kepala SMPN 2 Siempat Nempu Hilir memilih diam dan tidak membalas hingga berita ini diterbitkan.

Sebelumnya, sejumlah pegiat sosial yang mendatangi lokasi proyek menyebutkan bahwa di papan informasi proyek tercantum nama kegiatan sebagai bantuan program pembangunan USB Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Total dana bantuan untuk proyek ini sebesar Rp1.681.812.000, bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025. Pelaksanaan proyek dilakukan oleh P2SP dengan waktu pengerjaan dari September hingga Desember 2025. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN