135 Siswa SMA Negeri 1 Raya Lolos SNBP dan SNBT 2026

SMA N 1 Raya, di Kecamatan Raya, Simalungun. (Foto: Indra/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID
Sebanyak 135 siswa dari SMA Negeri 1 Raya Kabupaten Simalungun dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Kepala SMA Negeri 1 Raya, Dameanto Purba, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari pembenahan sistem pembelajaran dan penguatan disiplin akademik yang dilakukan sekolah dalam dua tahun terakhir.
"Sebanyak 25 siswa lulus melalui jalur SNBP dan 110 siswa lulus SNBT. Selain itu, saat ini masih ada belasan siswa kita yang sedang berjuang mengikuti seleksi sekolah kedinasan," ujar Dameanto, Kamis (4/6/2026),
Menurutnya, sekolah melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Salah satunya dengan merevitalisasi sumber belajar dan melengkapi fasilitas laboratorium.
"Kita melengkapi tiga laboratorium, yakni fisika, kimia, dan biologi. Kualitas pembelajaran juga kita perhatikan sedetail mungkin," katanya.
Salah satu program yang menjadi perhatian serius pihak sekolah adalah memastikan tidak ada kelas yang kosong tanpa guru. Program tersebut, kata Dameanto, telah diterapkan selama dua tahun terakhir.
"Tidak pernah ada kelas tanpa guru. Setiap ada guru yang berhalangan hadir, wajib ada guru pengganti," ujarnya.
Ia menjelaskan, sekolah menyiapkan empat level pergantian guru agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal. Mulai dari guru mata pelajaran yang sama hingga guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP) sebagai opsi terakhir. "Jadi tidak ada kelas yang mengalami kekosongan guru," ucapnya.
Tak hanya fokus pada akademik, SMA Favorit di Ibukota Kabupaten ini juga aktif mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler untuk membentuk mental, kedisiplinan, dan fisik siswa. Beberapa kegiatan unggulan di antaranya paskibra, Patroli Keamanan Sekolah (PKS), pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), hingga wushu.
Menurut Dameanto, pembinaan nonakademik tersebut turut menjadi bekal penting bagi siswa, khususnya yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan.
"Ekstrakurikuler ini penting untuk melatih mental dan membentuk fisik siswa, karena itu juga sangat diperlukan dalam seleksi sekolah kedinasan," katanya.
Selain dukungan sekolah, Dameanto juga menilai keberhasilan para siswa tidak terlepas dari peran besar orang tua dalam mendampingi proses belajar anak-anak mereka, termasuk memberikan tambahan pembelajaran di luar sekolah.
"Iya sangat membantu dengan adanya les tambahan seperti GO dan Talenta. Itu semua tentunya peran orang tua dari masing-masing siswa," ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para siswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi SMA Negeri 1 Raya sebagai salah satu sekolah di Kabupaten Simalungun yang konsisten melahirkan lulusan berprestasi dan mampu bersaing di tingkat nasional. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Sekolah Rakyat Buka Lowongan 3.053 Guru PPPK





















