Saturday, September 5, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Sang Legenda Bob Hippy, Juara Piala Asia U-19 1961 dan Eks Pengurus PSSI Meninggal Dunia

Mistar.idSabtu, 5 September 2026 pukul 19.24 WIB
sang_legenda_bob_hippy_juara_piala_asia_u19_1961_dan_eks_pengurus_pssi_meninggal_dunia_

Sang legenda Bob Hippy, juara Piala Asia U-19 1961 dan Eks Pengurus PSSI M=meninggal dunia.(Foto: Dok. Antara)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID (5/9/2026) – Sepak bola Indonesia kembali kehilangan salah satu tokohnya. Bob Hippy, mantan pemain Timnas Indonesia dan mantan pengurus PSSI, menghembuskan napas terakhir pada Sabtu (5/9/2026) sore.

Bob wafat sekitar pukul 16.30 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka Jalan Metro Alam X No. TE 22 dan TE 23, Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Sepanjang hidupnya, Bob dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan pembinaan usia muda dan peningkatan kualitas kompetisi di Tanah Air.

Nama Bob Hippy melejit pada era 1960-an. Ia merupakan bagian dari skuad Garuda Muda yang menjuarai Piala Asia U-19 1961 di Bangkok.

Dalam perjalanan menuju gelar itu, Bob tercatat sebagai pencetak gol terbanyak untuk Indonesia.

Kepulangan tim ke Tanah Air kala itu disambut langsung oleh Ketua Umum PSSI, Abdul Wahab Djojohadikoesoemo.

Bob menjadi salah satu pemain yang mendapat penghormatan khusus.Setelah gantung sepatu, Bob tidak meninggalkan dunia sepak bola.

Ia aktif sebagai pengurus Persija Jakarta, klub yang pernah dibelanya saat masih aktif bermain.Bob kemudian dipercaya masuk jajaran pengurus PSSI periode 2011-2015.

Ia mengemban beberapa tugas penting, seperti Ketua Komite Sepak Bola, Ketua Komite Pengembangan Sepak Bola Usia Muda, dan Wakil Ketua Komite Status Pemain.

Pada periode yang sama, Bob juga menjabat sebagai Koordinator Timnas. Di tengah situasi dualisme kompetisi, ia fokus memastikan pemain-pemain terbaik tetap mendapat kesempatan membela Merah Putih.

Warisan untuk PembinaanBob Hippy dikenal luas karena perhatiannya terhadap pembinaan pemain muda.

Ia kerap menekankan pentingnya kompetisi berjenjang agar bibit-bibit talenta Indonesia bisa tumbuh."Selamat jalan Om Bob. Terima kasih atas pengabdian dan kontribusi besar Anda untuk sepak bola Indonesia." (CNN/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN