PSMS Medan Ditahan Imbang Adhyaksa FC 1-1, Laga Diwarnai Dua Kartu Merah

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto (tengah), saat memberikan keterangan selepas laga. (foto:iqbal/mistar)
Medan, MISTAR.ID
PSMS Medan dan Adhyaksa FC bermain imbang dengan kedudukan skor 1-1 pada lanjutan Championship pekan ke-25 di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (25/4/2026).
Bermain dengan skuad terbaiknya, kedua tim langsung menurunkan pemain inti sejak menit awal. Peluang demi peluang dilancarkan oleh kedua tim, namun gol belum terjadi hingga mendekati menit akhir babak pertama.
Keran gol baru terbuka pada menit ke-44. PSMS Medan berhasil unggul lebih dulu lewat gol Arif Setyawan. Arif berhasil lepas dari pengawalan pemain Adhyaksa di kotak penalti dan melepaskan tembakan ke gawang lawan. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, belum banyak perubahan yang terjadi. Namun nasib kurang baik didapatkan PSMS Medan. Sang penjaga gawang, Reky Rahayu, diganjar kartu merah pada menit ke-50. Setelah peninjauan VAR, Reky dinilai melakukan pelanggaran terhadap pemain Adhyaksa.
Tidak lama berselang, Adhyaksa pun terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah Razan Akbar diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-66. Ia dinilai melanggar Felipe Cadenazzi. Laga pun dilanjutkan dengan permainan 10 melawan 10 pemain.
Nasib baik datang kepada Adhyaksa FC mendekati akhir babak kedua. Salah satu pemainnya dinilai dilanggar oleh pemain PSMS Medan di kotak penalti. Makan Konate yang dipercaya sebagai eksekutor pun tidak menyia-nyiakan peluang dan menyamakan kedudukan pada menit ke-80.
Laga semakin sengit setelah skor menjadi 1-1. Tambahan waktu 8 menit di babak kedua semakin mewarnai permainan kedua tim. Namun tidak ada lagi gol tambahan. Skor imbang bertahan hingga akhir laga.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, selepas laga menyampaikan bahwa anak didiknya telah berjuang secara maksimal. Meski harus puas dengan hasil imbang, ia mewakili skuad Ayam Kinantan itu menyampaikan permohonan maaf.
"Ya pertandingan yang sengit, kami sudah berjuang semaksimal mungkin. Tapi mohon maaf belum bisa meraih kemenangan, permainan sempat berubah setelah kartu merah,” ujarnya selepas laga kepada awak media.
Meski demikian, ia memastikan bahwa pihaknya akan menjalani laga selanjutnya secara optimal. Pasalnya, pada akhir musim ini, PSMS Medan akan bertemu Persiraja Banda Aceh pada pekan depan.
"Laga terakhir musim ini melawan Persiraja Banda Aceh pekan depan juga akan kami maksimalkan nantinya,” katanya. (hm27)























