Perempat Final Copa del Rey: Duel Gengsi, Kejutan, dan Perburuan Gol

Ilustrasi, jadwal Perempat Final dan peringkat top skor sementara Copa del Rey. (foto:copadelrey/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Atmosfer Copa del Rey kian membara. Memasuki babak perempat final, kompetisi tertua di Spanyol ini kembali menghadirkan kombinasi klasik antara duel raksasa, potensi kejutan dari tim kuda hitam, serta persaingan sengit para pencetak gol.
Format satu pertandingan membuat setiap laga bernilai final. Tidak ada ruang untuk kesalahan. Sekali lengah, mimpi juara bisa runtuh dalam semalam.
Empat pertandingan perempat final dijadwalkan berlangsung dini hari waktu Indonesia, dengan tensi tinggi dan cerita besar yang siap tercipta.
Barcelona akan bertandang ke markas Albacete pada Rabu (4/2/2026) pukul 03.00 WIB. Di atas kertas, Blaugrana jelas diunggulkan. Namun Copa del Rey kerap menjadi panggung keajaiban bagi tim non-unggulan. Albacete datang tanpa tekanan, sebuah kondisi yang justru berpotensi menyulitkan raksasa Catalan.
Sorotan tertuju pada Jefté Betancor, penyerang Albacete yang telah mencetak empat gol di Copa del Rey musim ini. Ketajamannya menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Barcelona yang dituntut tampil sempurna sejak menit awal.
Pada Kamis (5/2/2026) pukul 03.00 WIB, Valencia akan menjamu Athletic Bilbao dalam duel dua klub bersejarah Spanyol. Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat dan keras. Valencia mengandalkan semangat kebangkitan di hadapan publik sendiri, sementara Athletic Bilbao tetap setia pada identitas permainan agresif dan disiplin tinggi.
Di waktu yang sama, laga lain mempertemukan Alavés dan Real Sociedad dalam Derbi Basque yang sarat gengsi. Meski Real Sociedad lebih diunggulkan secara kualitas dan konsistensi, Alavés dikenal kerap tampil berbeda dalam laga emosional. Pertarungan ini bukan sekadar tiket semifinal, melainkan soal harga diri regional.
Sementara itu, laga paling menarik di atas kertas akan tersaji pada Jumat (6/2) pukul 03.00 WIB ketika Real Betis menjamu Atlético Madrid. Betis dengan gaya bermain menyerang akan diuji oleh pendekatan pragmatis Atlético yang terkenal dingin dan efisien di fase gugur.
Rodrigo Riquelme menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan. Winger Betis tersebut telah mencetak lima gol di Copa del Rey musim ini dan masih berpeluang besar menambah koleksi golnya. Namun, menghadapi pertahanan rapat ala Diego Simeone, Betis harus tampil nyaris tanpa cela.
Selain perebutan tiket semifinal, perhatian publik juga tertuju pada persaingan top skor Copa del Rey. Menariknya, daftar pencetak gol terbanyak musim ini tidak didominasi nama-nama besar dari klub elite.
Raúl García dari Osasuna masih memimpin dengan tujuh gol. Namun karena Osasuna telah tersingkir, peluang pemain lain untuk mengejar terbuka lebar. Rodrigo Riquelme, Jefté Betancor, Abdón Prats dari Mallorca, dan Juanmi Jiménez dari Getafe masih memiliki kesempatan untuk mencuri perhatian dan menutup turnamen sebagai top skor.
Copa del Rey sekali lagi membuktikan bahwa kompetisi ini bukan sekadar milik klub besar. Sejarah mencatat, format satu leg kerap melahirkan kejutan, di mana keberanian dan momentum bisa mengalahkan reputasi.
Perempat final kali ini bukan hanya soal siapa yang lolos, tetapi tentang cerita apa yang akan tercipta. Apakah dominasi raksasa berlanjut, atau justru kejutan besar kembali mengguncang Spanyol?
Jawabannya akan ditentukan dalam 90 menit penuh drama.
(berbagaisumber/ai/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Manajemen Jajaki Pemain, PSMS Bakal Tambah Rekrutan Baru?






















