Kontroversi Sprint Race MotoGP Spanyol, Márquez Menang Tanpa Penalti

Marc Marquez. (Foto: Moto House)
Spanyol, MISTAR.ID
Marc Marquez keluar sebagai pemenang Sprint Race MotoGP Spanyol 2026. Kemenangan pebalap yang dijuluki sebagai The Baby Alien itu menjadi sorotan karena ia sempat terjatuh, lalu kembali ke pitlane dengan memotong jalur lewat rumput tanpa mendapat penalti.
Marquez sebenarnya memimpin balapan sejak start. Namun, ia mengalami crash di tikungan 13 saat hujan mulai turun semakin deras.
Karena posisi tikungan terakhir cukup dekat dengan pintu masuk pitlane, pebalap Ducati itu memilih langsung menuju pit dengan melintasi area rumput sambil tetap menunggangi motornya yang masih menyala. Setelah masuk pit, ia segera berganti motor dan kembali ke lintasan.
Sementara itu, kondisi trek yang semakin licin membuat banyak pebalap lain ikut terjatuh, seperti Marco Bezzecchi, Alex Marquez, Luca Savadori, hingga Brad Binder.
Meski sempat crash, Marc perlahan kembali ke barisan depan dan berhasil merebut posisi teratas saat balapan menyisakan tiga lap.
Aksi memotong jalur menuju pitlane itu sempat menimbulkan pertanyaan karena dianggap tidak lazim. Namun, MotoGP menjelaskan bahwa Marc tidak melanggar aturan sehingga Race Direction tidak memiliki dasar untuk menjatuhkan hukuman.
“Marquez masuk ke jalur pit sesuai dengan definisi yang dipublikasikan mengenai melintasi Pit (Pit Lane Entry Timing Point), yaitu pintu masuk ke jalur pit di mana rambu 60 km/jam ditampilkan. Tidak ada aturan spesifik yang menyatakan bahwa pebalap harus memasuki jalur pit dari titik tertentu,” tulis laman MotoGP.
Selain itu, Marc juga dinilai tidak melanggar instruksi marshal maupun membahayakan pebalap lain. Saat kembali melintasi lintasan, ia menunggu hingga situasi benar-benar aman sebelum masuk ke pitlane.
Usai balapan, Marc bahkan sempat bercanda soal insiden tersebut. Ia merasa jatuh di waktu dan tempat yang “paling tepat”.
“Yeah, kita bisa mengatakan pada hari ini bahwa aku jatuh dengan cara terbaik, di waktu yang tepat, di tikungan yang tepat,” kata Marquez dikutip dari Crash.
“Namun, Anda toh tidak pernah menginginkan untuk jatuh, karena, khususnya kurasa itu adalah sebuah kesalahan untuk tetap berada di lintasan pada putaran itu. Akan tetapi ketika itu memang sulit, dan aku tidak mengambil keputusan yang tepat, tapi untungnya aku crash di tikungan terakhir.”
“Saat aku jatuh, aku hanya menunggu di area run-off dan saat para pebalap sudah lewat, aku masuk ke garasi untuk ganti motor karena motor yang jatuh tadi juga sedikit rusak. Dan dari situ, aku memulai lagi balapan dan aku berada di P3,” tuturnya.
Menurut Marc, hujan deras membuat penggunaan ban slick sudah tidak memungkinkan lagi. Karena itu, keputusan untuk masuk pit menjadi satu-satunya pilihan agar tetap bertahan dalam balapan.
“Seandainya tadi jatuh di tikungan 1, 2, maka balapannya tamat,” ucap Marc Marquez. (hm20)
NEXT ARTICLE
Arsenal Kembali ke Puncak Klasemen Liga Inggris




















