Klasemen Akhir Olimpiade Musim Dingin 2026: Norwegia Juara Umum, AS Cetak Rekor Emas

Ilustrasi, 5 Negara paling banyak memperoleh medali emas. (foto:olympics/wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Perhelatan Olimpiade Musim Dingin 2026 yang digelar di Milan dan Cortina d’Ampezzo resmi berakhir pada 22 Februari 2026 dengan total 116 nomor pertandingan selesai dipertandingkan. Ajang olahraga musim dingin terbesar di dunia ini menghadirkan dominasi negara-negara tradisional sekaligus menciptakan sejumlah rekor dan sejarah baru.
Norwegia Tak Tertandingi di Puncak
Norwegia memastikan diri sebagai juara umum setelah mengoleksi 41 medali, termasuk 18 emas. Keunggulan mereka terpaut jauh dari pesaing terdekat dan menegaskan status sebagai kekuatan utama olahraga musim dingin dunia.
Di posisi kedua, Amerika Serikat meraih 33 medali dengan 12 emas — jumlah emas terbanyak yang pernah mereka capai dalam satu edisi Olimpiade Musim Dingin. Sementara tuan rumah Italia finis ketiga dengan 30 medali, pencapaian yang dianggap sukses besar di hadapan publik sendiri.
Persaingan Ketat di 10 Besar
Sejumlah negara Eropa mendominasi papan atas. Belanda menempati posisi empat berkat performa kuat di speed skating, disusul Jerman, Prancis, Swedia, dan Swiss.
Austria, Jepang, dan Kanada melengkapi jajaran 10 besar, menunjukkan bahwa kekuatan olahraga musim dingin masih didominasi negara beriklim dingin dengan tradisi panjang di cabang es dan salju.
Negara Non-Tradisional Curi Perhatian
Salah satu cerita paling mengejutkan datang dari Brasil yang berhasil meraih emas Olimpiade Musim Dingin pertama dalam sejarah mereka — tonggak penting bagi negara tropis di panggung olahraga salju global.
Di papan tengah hingga bawah, beberapa negara berhasil meraih medali meski tanpa emas, seperti Polandia, Selandia Baru, Finlandia, dan Latvia. Sementara Denmark, Estonia, Georgia, Bulgaria, serta Belgia juga berhasil mencatatkan nama di daftar peraih medali.
Sorotan Atlet dan Momen Ikonik
Ajang ini juga diwarnai penampilan atlet kelas dunia. Eileen Gu menutup kompetisi dengan emas di nomor halfpipe, menegaskan reputasinya sebagai salah satu bintang terbesar olahraga musim dingin saat ini.
Sementara itu, Johannes Lochner mencuri perhatian setelah merebut emas kedua di nomor bobsleigh four-man, sebuah prestasi yang menandai dominasi Jerman di cabang tersebut.
Gambaran Besar Kompetisi
Sebanyak 93 negara berpartisipasi dalam edisi ini dan 29 di antaranya berhasil membawa pulang medali. Data tersebut menunjukkan kompetisi makin merata, dengan negara-negara baru mulai menantang dominasi tradisional Eropa Utara dan Amerika Utara.
(olympics/ai/hm27)


















