Friday, June 5, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Kapten FC Utrecht, Marthe Munsterman Target Naturalisasi Timnas Putri Indonesia

Mistar.idJumat, 26 Desember 2025 19.51
journalist-avatar-top
kapten_fc_utrecht_marthe_munsterman_target_naturalisasi_timnas_putri_indonesia

Kapten FC Utrecht Vrouwen, Marthe Munsterman. (Foto: Instagram @marthemunsterman)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Marthe Munsterman, kapten FC Utrecht Vrouwen yang memiliki darah Belanda-Indonesia jadi target naturalisasi berikutnya untuk ditarik bergabung dengan Timnas Putri Indonesia.

Komite Eksekutif PSSI yang membidangi sepak bola wanita, Vivin Cahyani Sungkono mengatakan satu nama pemain keturunan yang masuk radar naturalisasi.

Vivin memastikan proses awal untuk Marthe sudah berjalan. Ia menyebut nama gelandang berusia 32 tahun itu sudah masuk dalam daftar pemain yang dipantau PSSI, bahkan data dasarnya telah diterima federasi.

“Yang pasti yang sudah masuk ke dalam list itu Marthe, Marthe Munsterman itu yang sekarang jadi kaptennya FC Utrecht,” ujar Vivin dikutip, Jumat (26/12/2025).

Sebelumnya, nama Munsterman sendiri sempat disinggung oleh Claudia Scheunemann, pemain Timnas Wanita Indonesia sekaligus rekan setimnya di FC Utrecht, pada 29 Oktober lalu.

“Kalau Marthe, Clau dengar-dengar lagi proses. Katanya November dia bisa jadi mau ke Indonesia mau lihat,” kata Claudia melalui panggilan Zoom dikutip dari Kumparan.

Marthe-Emilie Munsterman lahir pada 19 Februari 1993. Ia merupakan pesepak bola profesional asal Belanda yang berposisi sebagai gelandang dan saat ini bermain di Eredivisie Women bersama FC Utrecht.

Selain pengalaman di level klub, Marthe juga sempat mencatatkan dua penampilan bersama Timnas Wanita Belanda pada 2015-2016. Sementara itu, Vivin juga memberikan update terkait Cacharel Promes, pemain keturunan Belanda-Indonesia yang sebelumnya sempat mengikuti trial bersama Garuda Pertiwi.

Menurut Vivin, hingga saat ini belum ada rekomendasi lanjutan dari pelatih kepala Akira Higashiyama maupun Satoru Mochizuki selaku penasihat teknik Timnas Wanita Indonesia.

“Kalau Cacharel saya belum dapat rekomendasi dari Coach Akira kemarin,” kata Vivin.

Ia juga menyebut performa Chacarel saat trial belum terlihat maksimal, salah satunya karena faktor adaptasi. Ia menyebut ada kemungkinan perbedaan kondisi cuaca dan fisik membuat sang pemain belum sepenuhnya menampilkan kemampuan terbaiknya.

“Namun, ada kemungkinan ia dikasih kesempatan untuk trial lagi,” ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN