Friday, June 5, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Presiden China Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan

Mistar.idJumat, 5 Juni 2026 21.07
journalist-avatar-top
presiden_china_xi_jinping_akan_kunjungi_korea_utara_pekan_depan_

Momen pertemuan Xi Jinping dengan Kim Jong Un. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Beijing, MISTAR.ID

Pemerintah China mengumumkan Presiden Xi Jinping akan melakukan kunjungan resmi ke Korea Utara pada 8-9 Juni 2026. Lawatan tersebut menjadi kunjungan pertama Xi ke Pyongyang dalam hampir tujuh tahun terakhir dan dinilai sebagai upaya Beijing memperkuat kembali pengaruhnya terhadap negara tetangga tersebut.

Korea Utara merupakan satu-satunya negara yang masih memiliki perjanjian aliansi formal dengan China. Namun, dalam beberapa tahun terakhir hubungan kedua negara sempat melambat akibat pandemi Covid-19 yang membatasi berbagai aktivitas dan pertukaran bilateral.

Di sisi lain, Pyongyang justru semakin intens menjalin hubungan dengan Rusia. Pemerintahan Kim Jong Un diketahui mempererat kerja sama dengan Moskow, termasuk melalui dukungan militer dalam konflik Rusia-Ukraina.

Peneliti senior Asia Society, John Delury, menilai kunjungan Xi mengandung pesan diplomatik yang kuat. Menurutnya, Beijing ingin menegaskan bahwa China tetap menjadi mitra utama dan aktor penting dalam urusan Korea Utara.

Pengumuman kunjungan itu disampaikan Departemen Internasional Partai Komunis China. Sementara Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Xi akan datang atas undangan langsung dari Kim Jong Un.

Pemerintah Korea Selatan menilai lawatan tersebut merupakan agenda bilateral biasa dan tidak melihat adanya keterkaitan langsung dengan Rusia maupun dinamika hubungan China-Amerika Serikat. Seoul juga berharap Beijing terus memainkan peran konstruktif dalam menjaga stabilitas di Semenanjung Korea.

Hubungan kedua negara memang mulai menunjukkan pemulihan. Jalur kereta penumpang Beijing-Pyongyang kembali beroperasi pada Maret lalu setelah sempat terhenti selama enam tahun. Maskapai Air China juga telah membuka kembali penerbangan langsung antara kedua ibu kota.

Meski demikian, akses perjalanan masih dibatasi bagi kalangan tertentu. Wisatawan asal China hingga kini belum mendapat izin untuk berkunjung ke Korea Utara.

Bagi Xi, kunjungan ke Pyongyang akan menjadi lawatan luar negeri pertamanya sepanjang tahun 2026. Dalam beberapa tahun terakhir, pemimpin China itu memang lebih jarang melakukan perjalanan internasional dibandingkan sebelumnya.

Delury menilai kunjungan tersebut penting secara simbolis maupun strategis. Menurutnya, Beijing berupaya menjaga keseimbangan hubungan dengan Korea Utara dan Korea Selatan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik kawasan.

Menjelang kedatangan Xi, Kim Jong Un kembali menyerukan peningkatan kapasitas persenjataan nuklir negaranya. KCNA melaporkan seruan itu disampaikan saat Kim meninjau fasilitas produksi bahan untuk program nuklir Korea Utara.

Sejumlah analis melihat langkah tersebut sebagai sinyal politik menjelang pertemuan antara kedua pemimpin. Sebelumnya, menjelang kunjungannya ke Beijing pada tahun lalu, Kim juga sempat meninjau proyek pengembangan rudal balistik antarbenua terbaru negaranya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN