PSSI: Pilihan Terbuka Bebas, Meski Coach Cici Target untuk Pelatih Timnas Putri Indonesia

Maulina Novryliani atau akrab disapa Coach Cici. (foto: instagram@maulinanovryliani)
Jakarta, MISTAR.ID
Di sepanjang sejarah Timnas Putri Indonesia, belum pernah sekalipun para pemain dipimpin oleh pelatih kepala seorang wanita. Dari era kepelatihan Muhardi pada (1985-1986), Bambang Nurdiansyah (2010-2011), sampai Akira Higashiyama (2025-kini), Garuda Pertiwi selalu dipimpin pelatih pria.
Namun, Exco-PSSI untuk sepak bola wanita, Vivin Cahyani, mengatakan bahwa sebenarnya pihaknya tak menutup peluang bagi perempuan untuk memimpin Claudia Scheunemann dan kawan-kawan.
“Kita sih open, kalau misalnya ada (calon), tapi so far tuh belum ada,” kata Vivin dikutip dari kumparanBOLANITA, Jumat (26/12/2025).
Walaupun demikian, Vivin mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan satu nama pelatih wanita yang digadang menjadi juru taktik untuk Timnas Putri Indonesia pada masa depan.
Sosok tersebut adalah Maulina Novryliani, atau yang lebih akrab disapa Coach Cici. Saat ini, Coach Cici bertugas sebagai asisten pelatih Akira Higashiyama.
“Kita punya satu stok nih, Coach Cici, yang sebetulnya kita punya harapan yang besar, ya buat Coach Cici untuk bisa step up,” ujarnya.
Vivin mengakui pengalaman kepelatihan Coach Cici masih jauh dari kata cukup. Untuk itu, pihaknya terus mendorong perkembangan kemampuan Coach Cici untuk bisa “pantas” menjadi pelatih kepala Timnas Putri Indonesia, termasuk “menempelkannya” ke pelatih-pelatih berpengalaman di Timnas Putri Indonesia.
“Kita sekarang ini tempelkan terus di Coach Cici kepada Coach Mochi,” kata Vivin.
Ia berharap Coach Cici bisa mendapatkan ilmu kepelatihan dari yang pernah juara Piala Dunia Putri saat menjadi asisten pelatih Timnas Putri Jepang itu. Tak cuma menempelkan ke sosok pelatih senior, Vivin juga mengatakan Coach Cici secara aktif diberi beasiswa untuk mendapatkan lisensi yang diperlukan demi bisa melatih Timnas Putri Indonesia.
“Jadi Coach Cici ini juga bisa jadi instruktur, baru selesai nih sekolahnya kemarin di Doha. Kemudian nanti Februari beliau juga kita berikan beasiswa untuk ambil lisensi A,” tuturnya.
Selama berkarier sebagai pemain, Coach Cici memiliki beberapa prestasi yang mentereng. Misalnya saja saat menjadi pencetak gol terbanyak Piala Menpora 2009 dan membawa juara regional Jakarta di liga futsal wanita 2012.
Ia juga berkali-kali membela Garuda Pertiwi, bahkan menjadi kapten. Tak cuma di sepak bola, Coach Cici juga membela Timnas Futsal Putri Indonesia.
Sementara sebagai pelatih, Coach Cici sempat menjadi bagian tim pelatih bersama beberapa mantan pelatih Timnas Putri Indonesia, dari Rudy Eka, Satoru Mochizuki, hingga Akira Higashiyama.























