Inter vs Liverpool: The Reds Terpuruk, Nerazzurri Diunggulkan Jelang Duel Penentu Liga Champions

Lautaro Martinez (kanan) merayakan golnya di laga Inter vs Como di Giuseppe Meazza, Minggu (07/12/2025). (Foto: AP Photo/Luca Bruno)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Inter Milan bakal bentrok dengan Liverpool pada matchday keenam fase liga Liga Champions 2025/2026 di San Siro. Kick-off dijadwalkan pada Rabu, 10 Desember 2025, pukul 03.00 WIB, dan bisa ditonton melalui live streaming di Vidio.
Liverpool datang ke Milan dengan segudang masalah. Performa mereka naik turun, ditambah drama internal yang bocor ke publik, membuat kunjungan ke kandang Inter terasa seperti mimpi buruk. Dari lima pertandingan, The Reds baru mengantongi sembilan poin dan masih tertahan di posisi ke-13. Kondisi ini sangat berbeda dengan Inter.
Nerazzurri konsisten berada di papan atas dan kini duduk di peringkat empat, meski baru saja merasakan kekalahan pertama pada matchday sebelumnya. Perjalanan Liverpool di Eropa musim ini memang kacau. Mereka sempat membuat kejutan saat membantai Real Madrid, tetapi langsung keok 1-4 dari PSV Eindhoven di Anfield hasil yang makin mengguncang tim.
Kekalahan itu bukan sekadar angka jelek di papan skor, tetapi juga menjadi kekalahan kandang ketiga musim ini dengan selisih minimal tiga gol. Terakhir kali Liverpool mengalami hal seperti itu hampir seratus tahun lalu, pada musim 1929/1930.
Setelah itu, Liverpool memang tidak kalah dalam tiga laga berikutnya, tetapi hasil imbang kontra Sunderland dan Leeds United menunjukkan bahwa masalah konsistensi mereka belum tuntas. Di luar lapangan, problem makin rumit. Usai kebobolan gol menit ke-96 dan ditahan 3-3 oleh Leeds, Mohamed Salah yang belakangan sering duduk di bangku cadangan akhirnya buka suara.
Ia mengatakan dirinya telah “dikorbankan” dan hubungan dengan Arne Slot sudah tidak sehat lagi. Manajemen Liverpool masih mem-back up Slot, tetapi rumor bahwa musim ini bisa menjadi musim terakhir Salah di Anfield semakin kuat.
Sementara itu, Inter memasuki laga ini dengan suasana yang jauh lebih stabil. Meski kalah 1-2 dari Atletico Madrid, performa Nerazzurri tetap solid. Cristian Chivu berhasil membuat tim tetap efisien dan disiplin. Buktinya, di Serie A dan Coppa Italia mereka menang dengan agregat 11-1 dalam tiga laga terakhir. Akhir pekan kemarin, Inter juga menang telak 4-0 atas Como bmenunjukkan skuad mereka sedang prima dan on fire.
Bermain di kandang juga jadi keuntungan besar bagi Inter. Dari 11 laga kandang terakhir di fase grup Liga Champions, mereka menang 10 kali. San Siro kembali menjadi tempat yang bikin lawan ciut, dan dengan Liverpool yang sedang goyah, Inter punya peluang besar untuk meneruskan tren positif itu. Liverpool memang pernah menang 2-0 di San Siro pada musim 2021/2022, tetapi situasinya sekarang jauh berbeda. Beban Liverpool lebih berat, sementara Inter tampil lebih nyaman dan percaya diri.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















