Hari Pertama Piala Dunia 2026 Diwarnai Aksi Protes dan Sepi Penonton

Piala Dunia 2026 dimulai dengan pertandingan pembuka antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, Jumat (12/06/2026) dini hari WIB. (foto: AP/Mistar)
Meksiko, MISTAR.ID
Piala Dunia 2026 resmi dimulai, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Selain menyajikan persaingan di lapangan hijau, hari pertama turnamen sepak bola terbesar di dunia itu juga diwarnai sejumlah peristiwa yang memicu perhatian publik.
Dua pertandingan Grup A menjadi pembuka turnamen yang digelar di Amerika Utara. Timnas Meksiko sukses mengawali langkah dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan, sementara Korea Selatan menundukkan Republik Ceska dengan skor 2-1.
Hasil tersebut menempatkan Meksiko di puncak klasemen sementara Grup A berkat keunggulan selisih gol atas Korea Selatan.
Di balik meriahnya pembukaan turnamen, FIFA justru mendapat sorotan tajam. Media Inggris, Daily Mail, melaporkan sejumlah persoalan yang terjadi pada hari pertama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Salah satu perhatian terbesar muncul dari aksi demonstrasi yang berlangsung di sekitar Stadion Azteca, Mexico City, menjelang laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan.
Apa yang seharusnya menjadi perayaan sepak bola dunia berubah menjadi ajang penyampaian aspirasi berbagai kelompok masyarakat. Ribuan demonstran turun ke jalan untuk menyoroti sejumlah persoalan domestik, mulai dari kasus orang hilang hingga kondisi ketenagakerjaan.
Aksi tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok keluarga korban hilang, serikat guru CNTE, pekerja peradilan federal, serta organisasi transportasi. Media setempat melaporkan sedikitnya delapan aksi unjuk rasa berlangsung secara bersamaan pada hari yang sama.
Meski demikian, pertandingan pembuka tetap berlangsung lancar. Meksiko berhasil mengamankan kemenangan berkat gol Julian Quinones pada menit ke-9 dan Raul Jimenez pada menit ke-67.
Berbeda dengan atmosfer meriah di Stadion Azteca yang dipenuhi puluhan ribu pendukung tuan rumah, laga kedua Grup A antara Korea Selatan dan Republik Ceska justru memunculkan sorotan lain.

Quinones mencetak gol dalam laga pembuka Grup A antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, Jumat (12/06/2026) dini hari WIB. (foto: AP/Mistar)
Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Akron, Zapopan, Korea Selatan berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk menang 2-1. Republik Ceska sempat unggul lebih dulu melalui gol Ladislav Krejci pada menit ke-59.
Namun Korea Selatan merespons cepat. Hwang In-beom mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-67 setelah menerima umpan Lee Kang-in. Gelandang tersebut kemudian menjadi kreator gol kemenangan melalui assist yang diselesaikan Oh Hyun-gyu pada menit ke-80.
Meski pertandingan berlangsung menarik, perhatian publik tertuju pada banyaknya kursi kosong yang terlihat di tribun stadion. Kondisi itu menjadi kontras dengan klaim FIFA sebelumnya mengenai tingginya minat masyarakat terhadap Piala Dunia 2026.
Menurut Daily Mail, pengumuman resmi stadion menyebut laga tersebut disaksikan 44.985 penonton dari kapasitas 45.664 kursi. Namun tayangan televisi memperlihatkan cukup banyak kursi kosong, terutama di area VIP.
Baca Juga: Opening Ceremony Piala Dunia 2026 Spektakuler: Dibuka J Balvin, Ditutup Penampilan Memukau Shakira
Pemandangan tersebut memicu perdebatan mengenai tingkat kehadiran penonton, terutama mengingat Zapopan merupakan bagian dari kawasan metropolitan dengan jumlah penduduk mencapai jutaan jiwa.
Sebaliknya, pertandingan pembuka di Stadion Azteca berlangsung dengan kapasitas penuh. Sebanyak 83.264 penonton dilaporkan memadati stadion legendaris tersebut untuk mendukung Meksiko.
Sebelumnya, FIFA mengklaim antusiasme terhadap Piala Dunia 2026 sangat tinggi. Pada Januari lalu, sistem penjualan tiket disebut menerima lebih dari 500 juta permintaan pemesanan dari berbagai negara.
BERITA TERPOPULER























