Capello Ungkap Alasan Mendepak Ronaldo Nazario dari Real Madrid pada 2007

Mantan pelatih Real Madrid, Fabio Capello. (Foto: Bola.com)
Madrid, MISTAR.ID
Mantan pelatih Real Madrid, Fabio Capello, akhirnya buka suara mengenai keputusan kontroversial yang pernah diambilnya terhadap Ronaldo Nazario pada pertengahan musim 2006/2007. Meski mengakui kemampuan luar biasa sang striker, Capello menilai standar disiplin tim harus tetap ditegakkan tanpa pengecualian.
Dalam sebuah sesi wawancara di Milano Football Week, Minggu (7/6/2026), pelatih asal Italia itu mengungkapkan bahwa persoalan utama bukan terletak pada kualitas Ronaldo di lapangan, melainkan gaya hidup sang pemain di luar pertandingan yang dianggap tidak sejalan dengan tuntutan profesionalisme yang ia terapkan di ruang ganti Los Blancos.
Capello bahkan menempatkan Ronaldo sebagai pemain terbaik yang pernah berada di bawah arahannya sepanjang karier kepelatihan.
“Tanpa ragu, Ronaldo adalah pemain terbaik yang pernah saya latih,” kata Capello dikutip dari Football Italia, Minggu (7/6/2026).
Baca Juga: Portugal vs Chile: Ujian Terakhir Cristiano Ronaldo Sebelum Piala Dunia 2026, Selecao Siap Mengamuk?
"Memang, dia tidak suka berkorban atau berlatih, tetapi dia memiliki kualitas yang tidak saya lihat pada pemain lain, benar-benar unik."
Meski demikian, kekaguman terhadap bakat Ronaldo tidak membuat Capello mengabaikan aturan yang berlaku dalam tim. Ia memilih mengambil keputusan tegas dengan mengeluarkan sang penyerang dari skuad, sebuah langkah yang saat itu memicu perdebatan luas di kalangan pecinta sepak bola.
Keputusan tersebut akhirnya membuka jalan bagi Ronaldo untuk meninggalkan Santiago Bernabeu pada bursa transfer musim dingin 2007. Striker berjuluk Il Fenomeno itu kemudian bergabung dengan AC Milan, klub yang saat itu dimiliki Silvio Berlusconi.
Kepindahan ke San Siro menjadi babak baru dalam perjalanan karier Ronaldo. Menariknya, ia bergabung dengan Rossoneri setelah sebelumnya pernah membela rival sekota mereka, Inter Milan. Selama berseragam AC Milan, Ronaldo tampil dalam 20 pertandingan kompetitif dengan catatan sembilan gol dan lima assist.
Setelah petualangannya di Eropa berakhir, Ronaldo memutuskan pulang ke Brasil untuk memperkuat Corinthians. Di klub tersebut, ia menjalani fase terakhir karier profesionalnya sebelum akhirnya mengumumkan pensiun pada Februari 2011.
Meski hubungan mereka sempat diwarnai ketegangan, Capello tetap menempatkan Ronaldo sebagai sosok dengan kualitas paling istimewa yang pernah ia latih, sekaligus pemain yang menurutnya memiliki bakat alami yang sulit ditemukan pada generasi mana pun. (hm20)


















