Buriram vs Gangwon: Drama 2-2, VAR Kontroversial, dan Aksi Gila Jelang Akhir Laga

Ilustrasi, Buriram vs Gangwon: Drama 2-2, VAR Kontroversial, dan Aksi Gila Jelang Akhir Laga. (foto:fotmob/wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Duel Buriram United kontra Gangwon FC di Chang Arena, Selasa (9/12/2025) malam WIB, menyajikan drama bertempo tinggi yang berakhir dengan skor 2-2. Pertandingan ini dihiasi gol berbalas, keputusan VAR krusial, hingga penalti yang mengubah momentum laga.
Sejak menendang bola pertama, Buriram tampil dominan lewat serangan cepat Bissoli, Suphanat, dan Peter Zulj. Namun Gangwon tampil efisien dan memanfaatkan celah lewat transisi yang rapi.
Babak Pertama: Buriram Menyerang, Gangwon Lebih Efektif
Buriram membuka laga dengan tekanan tinggi. Dua peluang Bissoli pada menit ke-2 dan ke-5 memaksa kiper Gangwon, Park Cheong-Hyo, menunjukkan kualitasnya. Namun Gangwon, meski tertekan, mampu memanfaatkan peluang secara maksimal.
Peluang Kim Gun-Hee yang membentur tiang pada menit ke-31 menjadi peringatan pertama. Dua menit kemudian, serangan bola mati Gangwon membuahkan gol. Sundulan Shin Min-Ha ditepis Etheridge, tetapi Mo Jae-Hyeon menyambar bola muntah untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Buriram mencoba membalas, namun penyelesaian akhir dan pertahanan rapat Gangwon membuat babak pertama ditutup dengan keunggulan tim tamu.
Babak Kedua: Buriram Balik Unggul, Gangwon Menjawab Lewat Penalti
1. Buriram Bangkit Lewat Dua Gol Cepat
Buriram tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Pada menit ke-58, umpan matang Peter Zulj dari situasi bola mati disundul Ko Myeong-Seok menjadi gol. Skor berubah 1-1.
Gelombang tekanan tuan rumah terus berlanjut. Menit ke-65, Suphanat Mueanta menuntaskan operan Zulj dengan sepakan mendatar ke sudut bawah. Buriram berbalik unggul 2-1, dan seluruh stadion bergemuruh.
2. VAR Mengubah Arah Pertandingan
Drama memuncak pada menit ke-68. Kontak antara Bissoli dan Park Ho-Yeong di kotak penalti membuat VAR turun tangan. Setelah meninjau ulang, wasit memberikan penalti untuk Gangwon.
Eksekutor Kim Dae-Won dengan dingin mengirim bola ke pojok bawah kanan dan mengubah skor menjadi 2-2 di menit ke-74.
Menit-Menit Akhir: Peluang Beruntun, Ketegangan Maksimum
Setelah skor kembali imbang, laga berubah menjadi duel terbuka tanpa kompromi.
- Menit 79: Tandukan Bissoli mengenai tiang.
- Menit 80: Etheridge menepis tembakan Yun-Gu Kang yang mengarah ke pojok bawah.
- Menit 90+6: Gangwon kembali menekan, sementara Buriram berupaya membalas lewat serangan cepat.
Tambahan waktu enam menit penuh pelanggaran dan duel fisik, namun tak ada gol tambahan. Peluit panjang menutup pertandingan yang sarat emosi, determinasi, dan drama.
Analisis: Efektivitas vs Dominasi, dan VAR sebagai Penentu
Buriram mendominasi jalannya laga dengan banyak peluang berbahaya, terutama dari kombinasi Zulj–Suphanat–Bissoli. Namun kurangnya ketenangan di depan gawang membuat dominasi mereka tidak sepenuhnya terbayar.
Sebaliknya, Gangwon tampil sangat efisien:
- Dua gol dari bola mati dan penalti.
- Park Cheong-Hyo tampil krusial dengan sejumlah penyelamatan penting.
- Transisi cepat berulang kali menyulitkan Buriram.
VAR memainkan peran besar. Keputusan penalti menjadi titik balik pertandingan dan menyelamatkan Gangwon dari kekalahan.
Man of the Match
Peter Zulj (Buriram United) : Penyuplai dua assist, pengatur tempo, dan kreator utama serangan Buriram.
Park Cheong-Hyo (Gangwon FC) : Tampil heroik dengan sejumlah penyelamatan yang menjaga Gangwon tetap hidup.
Kesimpulan : Pertandingan ini layak disebut salah satu duel paling dramatis di fase grup Liga Champions Elit AFC musim ini. Dua tim menawarkan intensitas tinggi, strategi dinamis, dan drama yang membuat penonton terpaku hingga detik terakhir.
(fotmob/ai/hm27)






















