Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Borneo FC Libas Persita 2-0 di Segiri, Gol Cepat dan Kartu Merah Jadi Pembeda

Mistar.idSelasa, 5 Mei 2026 pukul 21.07 WIB
borneo_fc_libas_persita_20_di_segiri_gol_cepat_dan_kartu_merah_jadi_pembeda

Ilustrasi, Borneo FC Libas Persita 2-0 di Segiri, Gol Cepat dan Kartu Merah Jadi Pembeda. (foto:ferry/wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Pertandingan pekan ke-31 Liga 1 Indonesia menghadirkan duel sengit antara Borneo FC melawan Persita Tangerang di Stadion Segiri, Selasa (5/5/2026) malam WIB. Tim berjuluk Pesut Etam tampil efektif dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 2-0, dalam pertandingan yang turut diwarnai kartu merah untuk tim tamu.

Sejak peluit awal, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan. Hasilnya terlihat cepat. Baru tiga menit laga berjalan, Mariano Peralta sukses memecah kebuntuan usai memanfaatkan umpan matang dari Koldo Obieta. Gol cepat tersebut membuat Persita dipaksa keluar dari pola permainan awal mereka.

Unggul satu gol, Borneo FC tidak mengendurkan tekanan. Mereka tetap mendominasi penguasaan bola dan mampu mengontrol tempo permainan. Meski begitu, Persita bukan tanpa perlawanan. Tim tamu beberapa kali mencoba menekan melalui serangan balik cepat, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang mereka gagal berbuah gol.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga ritme dan mencari celah. Namun, momentum pertandingan mulai condong ke tuan rumah setelah Persita harus bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah yang diterima di paruh kedua laga.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Pesut Etam. Mereka semakin leluasa mengendalikan jalannya pertandingan dan menekan lini pertahanan Persita. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-84. Muhammad Sihran menggandakan keunggulan Borneo FC setelah kembali menerima assist dari Koldo Obieta, yang tampil impresif sebagai motor serangan.

Secara statistik, Borneo FC unggul dalam penguasaan bola dengan 61 persen berbanding 39 persen milik Persita. Meski jumlah tembakan relatif seimbang, efektivitas menjadi kunci kemenangan tuan rumah dengan empat tembakan tepat sasaran dari total enam percobaan.

Laga ini menegaskan pentingnya efisiensi dan disiplin dalam pertandingan level tertinggi. Borneo FC mampu memaksimalkan peluang yang ada, sementara Persita harus membayar mahal kehilangan satu pemain di momen krusial.

Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Borneo FC di papan atas klasemen Liga 1, sekaligus menjaga asa mereka dalam persaingan menuju tangga juara. Di sisi lain, Persita Tangerang dituntut segera berbenah agar tidak terus kehilangan poin di fase akhir musim.

Dengan performa solid dan organisasi permainan yang rapi, Pesut Etam menunjukkan diri sebagai salah satu tim paling konsisten musim ini—dan kemenangan atas Persita menjadi bukti nyata ketajaman serta kedewasaan taktik mereka.

(fotmob/ai/hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN