Beto Menggila! Everton Hancurkan Chelsea 3-0, The Blues Makin Tertekan

Aksi pra-pertandingan yang mengesankan lainnya dari para penggemar Everton di stadion baru mereka. Insert: Beto Betuncal. (foto:imago via fotmob/bbc/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Hasil Everton vs Chelsea pada pekan ke-31 Premier League menjadi salah satu kejutan terbesar akhir pekan ini. Bermain di Hill Dickinson Stadium, Minggu (22/3/2026) pagi WIB, Everton tampil superior dan menaklukkan Chelsea dengan skor telak 3-0.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Pasukan David Moyes mencatat kemenangan kandang beruntun untuk pertama kalinya di stadion baru mereka, sekaligus memangkas jarak dengan Chelsea di papan atas klasemen.
Chelsea Goyah Sejak Awal
Everton langsung tampil agresif sejak menit pertama. Tekanan tinggi yang diterapkan tuan rumah membuat lini belakang Chelsea tampak panik.
Pada menit ke-9, kiper Robert Sánchez nyaris melakukan blunder fatal karena terlalu lama menguasai bola. Peringatan itu tidak diindahkan.
Petaka benar-benar datang pada menit ke-33. Umpan terobosan matang dari James Garner membelah pertahanan The Blues. Penyerang Everton, Beto, dengan cerdik mencungkil bola melewati Sánchez untuk membuka keunggulan.
Gol tersebut membuat Hill Dickinson Stadium bergemuruh.
Chelsea mencoba merespons. Enzo Fernández sempat memiliki peluang emas, namun refleks luar biasa Jordan Pickford menggagalkan upaya tersebut. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Blunder Kedua, Chelsea Kian Terpuruk
Memasuki babak kedua, pelatih Liam Rosenior melakukan perubahan dengan memasukkan Alejandro Garnacho guna meningkatkan intensitas serangan. Namun yang terjadi justru sebaliknya.
Menit ke-62, intersep cepat Idrissa Gana Gueye berujung pada umpan matang kepada Beto. Tembakan keras sang striker seharusnya bisa diamankan Sánchez, tetapi bola justru lolos di antara kedua kakinya dan masuk ke gawang.
Gol tersebut memukul mental Chelsea.
Empat belas menit berselang, Everton benar-benar mengunci kemenangan. Beto kembali berperan, kali ini dengan flick cerdas yang diterima Iliman Ndiaye. Winger lincah itu mengecoh Moisés Caicedo sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut atas gawang.
Gol kelas dunia. Everton unggul 3-0.
Efektif dan Disiplin
Secara statistik, Everton hanya membukukan xG 0,98, sementara Chelsea 1,11. Namun efektivitas menjadi pembeda. Everton memaksimalkan peluang, sedangkan Chelsea tampil tumpul meski menguasai bola.
Pickford kembali menunjukkan kualitasnya dengan sejumlah penyelamatan penting. Clean sheet ini semakin mendekatkannya pada torehan 100 nirbobol di liga.
Di sisi lain, lini belakang Chelsea—termasuk Wesley Fofana—tampil rapuh dan kurang koordinasi.
Dampak ke Klasemen
Kemenangan ini mengangkat Everton ke posisi ketujuh dan kini hanya terpaut dua poin dari Chelsea yang berada di peringkat keenam. Persaingan zona Eropa pun semakin ketat.
Sebaliknya, tekanan terhadap Rosenior kian besar. Chelsea tercatat menelan empat kekalahan beruntun di semua kompetisi. Performa inkonsisten dan rapuh di lini belakang menjadi pekerjaan rumah besar bagi sang pelatih.
Sementara itu, Moyes kembali membuktikan kapasitasnya sebagai manajer berpengalaman. Dengan skuad yang lebih stabil dan minim rotasi, Everton tampil solid serta disiplin sepanjang 90 menit.
Everton berpesta di kandang sendiri. Chelsea pulang dengan banyak pertanyaan. Jika tren ini berlanjut, bukan tak mungkin The Toffees benar-benar menjadi kuda hitam dalam perburuan tiket kompetisi Eropa musim ini.
(fotmob/ai/hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















