Monday, July 20, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Juventus Gagal Salip Zona Liga Champions, Ditahan Sassuolo 1-1 di Allianz Stadium

Mistar.idMinggu, 22 Maret 2026 pukul 08.22 WIB
juventus_gagal_salip_zona_liga_champions_ditahan_sassuolo_11_di_allianz_stadium

Aksi penyelamatan bola oleh kiper dalam laga Juventus yang ditahan Sassuolo 1-1 di Allianz Stadium. (foto:reuters/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Turin, Minggu (22/3/2026) pagi WIB – Juventus FC harus mengubur ambisi menembus empat besar klasemen Serie A setelah ditahan imbang 1-1 oleh US Sassuolo Calcio pada pekan ke-30 di Allianz Stadium.

Bianconeri sebenarnya tampil dominan sepanjang laga dan sempat unggul lebih dulu lewat gol indah Kenan Yildiz di babak pertama. Namun, satu kelengahan di awal babak kedua dimaksimalkan Sassuolo untuk menyamakan skor. Drama kian memuncak saat penalti Juventus di menit akhir berhasil digagalkan Arijanet Muric.

Hasil ini membuat Juventus tetap tertahan di peringkat kelima dan gagal menyalip Como di zona Liga Champions.

Gol Cepat Yildiz Buka Asa

Juventus langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Tekanan tinggi yang dibangun anak asuh Luciano Spalletti membuahkan hasil pada menit ke-14.

Berawal dari sepak pojok Sassuolo yang berhasil dipatahkan, Mattia Perin mengirim bola panjang ke depan. Francisco Conceicao memanfaatkan ruang di sisi kanan sebelum menusuk ke dalam dan mengirim umpan matang ke Kenan Yildiz di tepi kotak penalti.

Tanpa ragu, Yildiz melepaskan sepakan mendatar yang tak mampu dijangkau Muric. Gol tersebut menjadi koleksi ke-10 Yildiz di Serie A musim ini, sekaligus menegaskan perannya sebagai motor serangan Juventus.

Tuan rumah terus menekan. Locatelli dan Kalulu sempat mengancam, tetapi Muric tampil sigap menjaga gawang Sassuolo tetap kebobolan satu gol hingga turun minum.

Sassuolo Bangkit Lewat Momen Singkat

Meski kalah dominan dalam penguasaan bola dan peluang, Sassuolo tetap menyimpan ancaman. Peluang emas sempat didapat Jay Idzes melalui situasi bola mati, namun sundulannya melambung tipis di atas mistar.

Gol penyeimbang akhirnya datang pada menit ke-52. Domenico Berardi menemukan ruang di sisi kanan dan melepaskan umpan silang akurat ke kotak penalti. Andrea Pinamonti lolos dari kawalan Lloyd Kelly dan dengan tenang menaklukkan Perin dari jarak dekat.

Gol tersebut terasa seperti pukulan telak bagi Juventus yang sebelumnya mengendalikan tempo permainan.

Penalti, VAR, dan Aksi Heroik Muric

Juventus merespons dengan gelombang serangan. Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik dimasukkan untuk menambah daya gedor. Tekanan demi tekanan dilancarkan, memaksa Sassuolo bertahan total di 15 menit akhir.

Puncak drama terjadi pada menit ke-85. Sundulan Vlahovic mengenai tangan Jay Idzes di dalam kotak penalti. Wasit awalnya tidak menganggap itu pelanggaran, namun setelah tinjauan VAR, keputusan berubah: penalti untuk Juventus.

Manuel Locatelli maju sebagai eksekutor di menit ke-87. Namun Muric membaca arah tembakan dengan sempurna dan menepis bola ke samping. Kiper Sassuolo itu kembali menjadi penyelamat dua menit berselang ketika menggagalkan sundulan keras Vlahovic dari jarak dekat.

Skor 1-1 tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

Dominan, tapi Tak Efektif

Secara statistik, Juventus jauh lebih unggul. Mereka mencatat expected goals (xG) 2,13 berbanding 0,48 milik Sassuolo. Peluang demi peluang tercipta, tetapi efektivitas menjadi masalah klasik yang kembali menghantui.

Sebaliknya, Sassuolo tampil disiplin dan klinis. Hanya butuh satu momen berkualitas dari Berardi untuk mengubah jalannya pertandingan.

Hasil ini membuat Juventus tetap berada di posisi kelima klasemen sementara Serie A. Selepas jeda internasional, mereka akan menjamu Genoa dalam laga krusial berikutnya. Sementara Sassuolo yang kini menghuni papan tengah bersiap menghadapi Cagliari di kandang.

Bagi Juventus, hasil ini terasa seperti dua poin yang terbuang — dominasi ada, peluang melimpah, tetapi kemenangan tak kunjung tiba.

(fotmob/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN