AC Milan vs Torino 3-2: Comeback Rossoneri Pangkas Jarak dari Inter di San Siro

Ilustrasi, AC Milan vs Torino 3-2: Comeback Rossoneri Pangkas Jarak dari Inter di San Siro. (foto:dokumen/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
AC Milan menjaga asa juara usai menundukkan Torino 3-2 dalam laga pekan ke-30 Serie A di San Siro, Minggu (22/3/2026) pagi WIB. Rossoneri bangkit lewat dua gol cepat di awal babak kedua dan sukses mengamankan tiga poin penting dalam perburuan scudetto.
Kemenangan ini membuat pasukan Massimiliano Allegri memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Inter Milan menjadi lima poin. Meski demikian, Inter masih menyimpan satu pertandingan.
Sementara itu, Torino asuhan Roberto D'Aversa harus puas tertahan di peringkat ke-14.
Torino Menggebrak, Milan Menghukum
Torino tampil agresif sejak menit awal. Kombinasi Giovanni Simeone dan Duvan Zapata beberapa kali merepotkan lini belakang tuan rumah. Bahkan, kiper Mike Maignan dipaksa bekerja keras menepis peluang emas dari Nikola Vlasic dan sundulan Ardian Ismajli.
Namun, saat Torino dominan, Milan justru mencuri gol lebih dulu pada menit ke-36. Bola sapuan bek Torino jatuh ke kaki Strahinja Pavlovic yang tanpa ragu melepaskan tembakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola menghantam mistar bagian bawah sebelum bersarang di gawang. Gol spektakuler itu tercipta dari peluang dengan nilai xG hanya 0,02.
Keunggulan Milan tak bertahan lama. Menit ke-44, sepakan Nikola Vlasic ditepis Maignan ke tiang, tetapi bola rebound disambar Simeone di tiang dekat. Skor 1-1 menutup babak pertama.
Dua Gol Cepat Ubah Momentum
Memasuki babak kedua, Milan tampil jauh lebih intens. Allegri melakukan penyesuaian taktik dengan meningkatkan pressing dan mempercepat distribusi bola.
Hasilnya langsung terasa pada menit ke-54. Pergerakan Luka Modric membuka ruang sebelum mengirim umpan kepada Christian Pulisic. Winger asal Amerika Serikat itu mengirim umpan tarik matang yang diselesaikan Adrien Rabiot di tiang jauh. Milan berbalik unggul 2-1.
Hanya 113 detik berselang, publik San Siro kembali bersorak. Zachary Athekame yang masuk sebagai pemain pengganti mengirim bola matang kepada Youssouf Fofana. Gelandang tersebut dengan tenang menempatkan bola ke sudut kanan bawah gawang untuk mengubah skor menjadi 3-1.
Momentum sepenuhnya milik Rossoneri.
Drama VAR dan Penalti Vlasic
Torino tak menyerah. Pada menit ke-82, wasit Francesco Fourneau meninjau tayangan VAR setelah Pavlovic dianggap menarik Simeone di kotak penalti. Keputusan penalti pun diberikan.
Vlasic maju sebagai eksekutor dan sukses mengirim bola ke pojok kanan atas, memperkecil skor menjadi 3-2. Laga kembali menegangkan di menit-menit akhir.
Meski terus ditekan, Milan mampu menjaga konsentrasi hingga peluit panjang berbunyi.
Statistik dan Implikasi Klasemen
Secara statistik, Torino sebenarnya lebih agresif dengan 18 tembakan dan xG 2,22. Milan mencatatkan 15 tembakan dengan xG 1,43. Namun efektivitas dan momentum di awal babak kedua menjadi pembeda.
Hasil ini menjaga tekanan terhadap Inter dalam perebutan gelar Serie A. Dengan kompetisi memasuki fase krusial, setiap poin menjadi sangat berarti.
Bagi Milan, kemenangan ini bukan hanya soal tiga angka, tetapi juga soal mentalitas bangkit setelah sempat tertinggal performa di babak pertama.
Serie A pun kian panas.
(fotmob/ai/hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER






















