Bawa Rekam Jejak Kelas Dunia, PSMS Tunjuk Ramon Tribulietx Sebagai Direktur Teknik

Direktur Teknik PSMS, Ramon Tribulietx. (foto: istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
PSMS menunjukkan keseriusannya menatap musim kompetisi 2026 dengan mendatangkan sosok berpengalaman asal Spanyol, Ramon Tribulietx, sebagai Direktur Teknik tim berjuluk Ayam Kinantan.
Kepastian bergabungnya Tribulietx diumumkan melalui akun Instagram resmi PSMS @official_psmsmedan.
“Datang ke medan penuh ambisi, membawa pengalaman berharga. Coach Ramon Tribulietx akan menjadi Direktur Telnik tim Ayam Kinantan musim ini. Welcome to PSMS, we make history again,” tulis akun tersebut dalam unggahannya dilihat Mistar, Sabtu (6/6/2026) sore.
Ramon Tribulietx bukanlah sosok asing di dunia sepak bola internasional. Pria kelahiran Barcelona, Spanyol, itu dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah sepak bola Oseania berkat kiprahnya bersama Auckland City FC, klub raksasa asal Selandia Baru.
Dikutip dari Wikipedia, karier kepelatihannya di Auckland City dimulai pada 2008 sebagai asisten pelatih sebelum dipercaya menjadi pelatih kepala pada 2010. Di bawah arahannya, Auckland City menjelma menjadi kekuatan dominan di kawasan Oseania.
Prestasi paling mencolok yang ditorehkan Ramon adalah membawa Auckland City meraih tujuh gelar Liga Champions Oseania (OFC Champions League) secara beruntun pada periode 2011 hingga 2017. Catatan tersebut menjadi salah satu rekor terbaik dalam sejarah kompetisi antarklub di kawasan tersebut.
Namun, pencapaian yang paling dikenang publik sepak bola dunia terjadi pada ajang Piala Dunia Antarklub FIFA 2014. Saat itu, Auckland City yang berstatus tim semi-profesional secara mengejutkan berhasil finis di peringkat ketiga dunia setelah menaklukkan Cruz Azul dari Meksiko melalui drama adu penalti.
Sebelumnya, Auckland City juga mampu memberikan perlawanan sengit kepada wakil Amerika Selatan, San Lorenzo, pada babak semifinal. Prestasi tersebut hingga kini masih dianggap sebagai salah satu kisah paling fenomenal dalam sejarah sepak bola Oseania.
Selama lebih dari satu dekade menangani Auckland City, Ramon berhasil mempersembahkan lebih dari 25 trofi dan berbagai rekor bergengsi, menjadikannya pelatih tersukses dalam sejarah klub tersebut.
Kehadiran Ramon Tribulietx di Medan membawa optimisme baru bagi para pendukung PSMS. Dengan pengalaman panjang membangun tim berprestasi dan sistem sepak bola modern, ia diharapkan mampu membantu mengembalikan kejayaan klub yang pernah menjadi salah satu kekuatan besar sepak bola Indonesia.
Salah seorang pendukung PSMS, Randi Andhika, berharap dengan bergabungnya Ramon menjadi angin segar bagi PSMS kembali jaya di atas puncak.
“Ini harapan dan angin segar bagi kita para pendukung. Kita ingin PSMS segera berbenah dengan tata kelola management yang baik, serta kekuatan strategi sesuai dengan sepak terjang pada setiap bidang maupun posisi,” katanya.
Tantangan besar kini menanti pelatih berusia 54 tahun tersebut. Dengan rekam jejak internasional yang dimilikinya, publik sepak bola Medan berharap Ramon dapat menjadi motor penggerak kebangkitan PSMS dan membawa Ayam Kinantan kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.
PREVIOUS ARTICLE
Jonatan Christie Lolos ke Semifinal Indonesia Open 2026






















