Alasan PSMS Tak Jadi Kenakan Pita Hitam untuk Kenang Ronny Pasla

Skuad PSMS. (Foto: Dok. PSMS/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
PSMS tidak jadi mengenakan pita hitam di masing-masing lengan pemain sebagai bentuk duka cita meninggalnya legenda sepak bola Indonesia dan PSMS Ronny Pasla.
Presiden Klub PSMS, Fendi Jonathan, mengatakan rencana tersebut mendapatkan penolakan dari Liga meskipun Match Commissioner (Matchcom) yang bertugas di laga tersebut sudah memberi izin.
"Kita sudah siapkan pita hitam, dari Matchcom sudah mengizinkan tapi dari LIB (I-League) tidak mengizinkan, infonya gitu yang diterima dan ini disampaikan secara verbal oleh mereka (Matchcom)," ujarnya kepada Mistar, Selasa (25/11/2025).
Fendi mengatakan pihak Liga tidak memberi izin karena permohonan dilakukan satu jam sebelum pertandingan dimulai.
"Ini tidak dikasih izin karena mepet waktunya, karena dihitung mereka (I-League) satu jam sebelum pertandingan, jadi tidak bisa kita pakai," tuturnya.
Meski begitu, Fendi menyampaikan rasa belasungkawanya terhadap kepergian Legenda PSMS tersebut. Ronny Pasla menghembuskan napas terakhirnya pada, Senin (24/11/2025) dinihari.
"Turut berduka atas kepergian legenda kita bersama, doa yang terbaik untuknya. Kalau saya posisi di Medan, tapi nanti ada perwakilan dari manajemen ada kesana (rumah duka di Jakarta)," katanya.
Ronny Pasla merupakan penjaga gawang kelahiran 15 April 1947, salah satu penjaga gawang terbaik yang pernah dimiliki Timnas Indonesia. Dalam karirnya di klub, Ronny Pasla pernah bermain di PSMS Medan sejak 1967 hingga 1973.
Bersama PSMS, Ronny yang bermain sebagai seorang penjaga gawang pernah memberikan prestasi pada Piala Soeratin tahun 1967, Piala Perserikatan tahun 1967 dan 1971 dan Marah Halim Cup pada tahun 1972 dan 1973.
Sementara itu di level internasional bersama Timnas Indonesia, Ronny pernah mempersembahkan King's Cup pada tahun 1969, Pesta Sukan Cup pada tahun 1972 dan Turnamen Merdeka pada tahun 1969. (hm20)
BERITA TERPOPULER



















