Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh 6,5 Persen pada 2027

Mistar.idRabu, 20 Mei 2026 pukul 11.22 WIB
prabowo_targetkan_ekonomi_tumbuh_65_persen_pada_2027

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: ksp.go.id)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Presiden Prabowo Subianto memaparkan langsung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam rapat paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Rabu (20/5/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan APBN harus menjadi instrumen utama menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik dan geoekonomi dunia.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada 2027 sebagai pijakan menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029.

“APBN adalah alat melindungi dan memperkokoh dasar ekonomi bangsa,” ujar Prabowo, dilansir dari Kontan.co.id.

Menurutnya, penyusunan RAPBN 2027 dilakukan di tengah kondisi dunia yang penuh ketegangan dan perang di berbagai kawasan seperti Eropa dan Timur Tengah yang berdampak pada perekonomian global, termasuk Indonesia.

Dalam KEM-PPKF 2027, pemerintah menargetkan pendapatan negara berada di kisaran 11,82 persen hingga 12,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Sementara belanja negara dipatok pada kisaran 13,62 persen hingga 14,80 persen terhadap PDB.

Pemerintah juga menjaga defisit APBN 2027 pada rentang 1,80 persen hingga 2,40 persen terhadap PDB.

Selain itu, pemerintah menetapkan asumsi dasar ekonomi makro 2027 dengan inflasi diperkirakan berada di level 1,5 persen hingga 3,5 persen. Suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun diproyeksikan di kisaran 6,5 persen hingga 7,3 persen.

Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak pada rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS.

Di sektor energi, harga minyak mentah Indonesia ditargetkan berada di kisaran 70 hingga 95 dolar AS per barel. Lifting minyak bumi dipatok sebesar 602 ribu hingga 615 ribu barel per hari, sedangkan lifting gas bumi ditargetkan mencapai 934 ribu hingga 977 ribu barel setara minyak per hari.

Pemerintah juga menetapkan sejumlah sasaran pembangunan pada 2027, di antaranya tingkat kemiskinan ditargetkan turun menjadi 6,0 persen hingga 6,5 persen dan tingkat pengangguran terbuka berada pada kisaran 4,30 persen hingga 4,87 persen.

Selain itu, rasio gini ditargetkan berada di level 0,362 hingga 0,367, indeks modal manusia sebesar 0,575, serta proporsi penciptaan lapangan kerja formal mencapai 40,81 persen. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN