Sunday, June 28, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Mufli Budi Ananda! Orang Kepercayaan Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Mistar.idMinggu, 28 Juni 2026 pukul 14.49 WIB
mufli_budi_ananda_orang_kepercayaan_raffi_ahmad_jadi_komisaris_krakatau_posco

Kawasan PT Krakatau Posco. Insert: Mufli Budi Ananda. (foto:krakatauposco/fb@dimasbudiprasetyo/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (28/6/2026) - Penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai Komisaris PT Krakatau Posco menjadi sorotan. Pria yang dikabarkan sebagai orang kepercayaan Raffi Ahmad ini masuk jajaran dewan komisaris perusahaan baja yang berkedudukan di Provinsi Banten itu.

Sorotan tidak hanya tertuju pada jabatan komisarisnya, tetapi juga rekam jejak, latar belakang pendidikan, serta alasan di balik penunjukan tersebut.

Sebelum jadi komisaris, Mufli, yang juga dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad, sering mendampingi sang selebriti dalam berbagai aktivitas bisnis dan pekerjaan, termasuk mengoordinasikan kebutuhan operasional usaha yang dijalankan.

Karenanya, pengangkatan Mufli sebagai komisaris menyisakan banyak pertanyaan terkait pengalaman dan kapasitas profesional yang dimilikinya.

Kini, nama Mufli tercantum resmi di PT Krakatau Posco bersama jajaran komisaris lainnya. Oleh karena itu, posisinya bukan sekadar rumor yang beredar di media sosial (Medsos).

Latar Belakang Pendidikan

Riwayat pendidikan Mufli juga menjadi sorotan. Sesuai data dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), ia lulusan Diploma III (D3) Politeknik Bunda Kandung, Jakarta Selatan.

Latar belakang pendidikan itu kemudian menjadi bahan diskusi karena tidak berasal dari bidang metalurgi, teknik baja, manufaktur berat, maupun manajemen industri yang umum ditemui pada perusahaan baja.

Meski demikian, regulasi perusahaan di Indonesia tidak mewajibkan seorang komisaris berasal dari disiplin ilmu tertentu. Penunjukan komisaris pada dasarnya merupakan kewenangan pemegang saham dengan mempertimbangkan kebutuhan perusahaan dan prinsip tata kelola yang berlaku.

Mengenal Krakatau Posco

PT Krakatau Posco merupakan perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO Korea Selatan.

Perusahaan yang beroperasi sejak 2013 ini menjadi salah satu pemain utama industri baja nasional dengan kapasitas produksi sekitar 3 juta ton per tahun. Produknya mencakup slab baja dan berbagai kebutuhan baja untuk sektor industri.

Beberapa fakta penting tentang Krakatau Posco yaitu, Perusahaan patungan Indonesia dan Korea Selatan, Berlokasi di kawasan industri Cilegon-Banten,

Kapasitas produksi sekitar 3 juta ton baja per tahun, dan Menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan baja nasional.

Apa Tugas Komisaris?

Dalam struktur perusahaan, komisaris tidak bertugas menjalankan operasional harian. Peran utamanya adalah melakukan pengawasan dan memberikan nasihat strategis kepada direksi.

Tugas komisaris meliputi antara lain Mengawasi kinerja direksi, Memberikan masukan strategis kepada manajemen, Memastikan penerapan tata kelola perusahaan yang baik, Mengawasi kepatuhan terhadap regulasi, Menjaga kepentingan pemegang saham, dan Mengawasi pengelolaan risiko perusahaan.

Artinya, Mufli tidak akan terlibat langsung dalam proses produksi baja maupun operasional pabrik, melainkan menjalankan fungsi pengawasan sebagai bagian dari dewan komisaris.

Sorotan Meritokrasi

Penunjukan Mufli Budi Ananda turut memunculkan perdebatan mengenai meritokrasi dalam pengisian jabatan strategis perusahaan.

Perbincangan publik tidak hanya berkisar pada sosok Mufli, tetapi juga menyentuh isu transparansi penunjukan, standar kompetensi komisaris, serta keseimbangan antara faktor kepercayaan dan profesionalisme.

Di sisi lain, sejumlah kalangan menilai posisi komisaris tidak selalu menuntut keahlian teknis industri secara langsung. Fungsi pengawasan, tata kelola, komunikasi, dan kemampuan membangun jaringan juga menjadi faktor yang sering dipertimbangkan.

Pada akhirnya, kontribusi Mufli sebagai komisaris akan dinilai dari kinerjanya dalam menjalankan fungsi pengawasan dan mendukung tata kelola perusahaan yang baik.

(berbagaisumber/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN