Geopark Rinjani-Lombok Kembali Dapat Kartu Hijau

Geopark Rinjani-Lombok. (Foto: Business Insider)
Lombok, MISTAR.ID
Keberhasilan Geopark Rinjani-Lombok kembali meraih Kartu Hijau dari UNESCO menegaskan bahwa menjaga capaian jauh lebih menantang dibanding meraihnya pertama kali.
Pengakuan internasional tersebut diputuskan dalam sidang di markas besar UNESCO di Paris pada akhir April 2026, sekaligus menandai lolosnya kawasan ini dalam proses revalidasi untuk kedua kalinya sebagai UNESCO Global Geopark.
General Manager Geopark Rinjani, Qwadru Putro Wicaksono, menyebut pencapaian ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan hasil dari upaya berkelanjutan dalam memenuhi standar global.
"Mempertahankan pengakuan internasional membutuhkan komitmen yang lebih kuat dibandingkan saat pertama kali meraihnya,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara, Rabu (6/5/2026).
Kawasan yang mencakup Gunung Rinjani ini dinilai tetap konsisten dalam memenuhi tiga pilar utama geopark, yakni konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tim asesor internasional pun melakukan penilaian komprehensif, tidak hanya pada keindahan geologi, tetapi juga dampak nyata bagi kehidupan warga setempat.
Dalam beberapa tahun terakhir, pengelola mencatat kemajuan signifikan, khususnya di bidang pendidikan. Materi mengenai geopark kini mulai masuk ke dalam kurikulum sekolah, sehingga meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya warisan geologi.
Selain itu, aspek mitigasi bencana turut menjadi fokus utama. Mengingat Lombok berada di kawasan rawan gempa, edukasi kebencanaan berbasis geologi dinilai krusial untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus memberikan rasa aman bagi wisatawan.
Upaya tersebut mendapat apresiasi dari tim penilai karena dinilai mampu memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana.
Dalam seremoni penyerahan sertifikat, Duta Besar RI untuk Prancis, Mohamad Oemar, menegaskan bahwa Geopark Rinjani memiliki nilai strategis yang melampaui fungsi wisata.
"Rinjani bukan hanya indah, tetapi juga berperan sebagai laboratorium alam yang penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan global,” kata Oemar.
Pemerintah Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat posisi geopark nasional di tingkat dunia. Keberhasilan Rinjani-Lombok diharapkan menjadi contoh bagi geopark lain agar terus berinovasi dan menjaga kualitas, terutama menjelang evaluasi berikutnya. (hm20)
BERITA TERPOPULER
















