Bappisus Perdalam Investigasi Perbedaan Temuan di Lapas Cibinong

Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto (kanan) bersama Anggota Ombudsman RI Nuzran Joher (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/9/2026). (Foto: Antara/Agatha Olivia Victoria)
Jakarta, MISTAR.ID - Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) akan memperdalam investigasi terkait perbedaan temuan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto mengatakan perbedaan temuan tersebut justru menjadi bahan untuk memperdalam investigasi internal yang dilakukan Kementerian Imipas.
"Temuan yang berbeda kemarin itu bagus. Ya, ini kalau Anda ke salon ada before dan after. Jadi kemarin itu karena banyak yang sudah berubah, itu justru investigasinya semakin dalam," kata Aries dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Sebelumnya, Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Cibinong pada Rabu (23/9/2026). Dalam sidak tersebut, Ombudsman menemukan sejumlah fasilitas yang disebut mewah, seperti ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga peralatan memasak.
Namun, saat Menteri Imipas bersama Kepala Bappisus mendatangi lokasi pada Jumat (25/9/2026), sejumlah fasilitas yang sebelumnya ditemukan Ombudsman, seperti televisi, kulkas, dan foto-foto, sudah tidak terlihat.
Aries mengatakan perubahan kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu ditelusuri dalam investigasi.
"Ya, karena berubah seperti itu, apa maksudnya ini kok tidak ada? AC dicopot, barang ini tidak ada, itu tidak ada. Kalau itu rumah karyawan, perumahan karyawan, kenapa harus dipindah?" ujarnya.
Aries meminta semua pihak menunggu hasil investigasi internal Kementerian Imipas sebelum menarik kesimpulan terkait perbedaan temuan tersebut.
Sementara itu, anggota Ombudsman RI Nuzran Joher mengatakan pihaknya tetap akan menyampaikan seluruh fakta yang ditemukan saat sidak Lapas Cibinong dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI.
"Temuan yang berbeda itu kami serahkan kepada Pak Bappisus dan Pak Menteri juga yang sudah melihat langsung," tutur Nuzran.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Komisi XIII DPR RI akan mengunjungi Lapas Cibinong untuk mencocokkan data yang diterima dengan kondisi di lapangan.
Menurut Dasco, data tersebut diperoleh dari rapat Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian Imipas pada Senin (28/9/2026).
"Oleh karena itu, kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII berkunjung ke Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data," kata Dasco saat konferensi pers seusai rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.
Dasco meminta Komisi XIII DPR RI mengungkap kondisi sebenarnya berdasarkan fakta dan data di lapangan. (hm25/antara)
PREVIOUS ARTICLE
Korban Dugaan Keracunan PPDS Unair Bertambah Jadi 178 Orang








































