Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Teater Rumah Mata Libatkan 1.500 Gen Z Sumut di Spektakel Lidah Rempah 2026

Mistar.idSabtu, 28 Februari 2026 18.41
journalist-avatar-top
SH
teater_rumah_mata_libatkan_1500_gen_z_sumut_di_spektakel_lidah_rempah_2026

Pengurus harian Teater Rumah Mata, Herawanti Handayani bersama pendiri Teater Rumah Mata sekaligus Warkop Rempah Sumatra, Agus Susilo (Foto: Susan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Keresahan atas semakin jauhnya Generasi Z dari rempah-rempah Nusantara mendorong Teater Rumah Mata menghadirkan program bertajuk Spektakel Lidah Gen Z: Eksplorasi Rempah di Ruang Performatif. Agenda ini ditargetkan melibatkan sekitar 1.500 Gen Z dari seluruh Sumatera Utara.

Pengurus harian Teater Rumah Mata, Herawanti Handayani, menilai terjadi ironi ketika rempah yang dahulu membuat bangsa-bangsa dunia datang ke Nusantara, kini justru dianggap kuno oleh generasi muda.

Menurutnya, Indonesia pernah dijajah berabad-abad karena kekayaan rempah. Berbagai catatan perjalanan dunia mengisahkan perebutan komoditas tersebut demi memperkaya negara penjajah. Namun setelah merdeka, bangsa ini perlahan melupakan rempah hingga banyak generasi muda tak lagi mengenali bentuk maupun rasanya.

“Ironisnya, rempah yang dulu menjadi primadona dunia, sekarang dianggap sesuatu yang arkaik,” kata perempuan yang akrab disapa Bunda Hera itu, Sabtu (28/2/2026).

Program yang menyasar Gen Z kelahiran 1997–2012 atau berusia 13–26 tahun ini telah mendapat dukungan dari Program Layanan Produksi Kegiatan Kebudayaan Kategori Pendayagunaan Ruang Publik Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2025 Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 10–11 April 2026 di Ruang Kreatif 001 Teater Rumah Mata, Jalan Sei Siguti, Medan Petisah, Medan.

Hera menjelaskan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin membangun kembali relasi intim antara Gen Z dengan rasa dan aroma Nusantara. Ia menyebut intervensi terhadap “lidah” generasi muda sebagai langkah strategis untuk meneguhkan identitas kebangsaan.

Sementara itu, pendiri Teater Rumah Mata sekaligus Warkop Rempah Sumatra, Agus Susilo, memaparkan bahwa Spektakel Lidah Gen Z akan dibagi dalam tiga segmen besar.

Pertama, diskusi dan workshop yang mencakup dialog lintas gagasan serta lokakarya penciptaan karya seni berbasis eksplorasi rempah.

Kedua, kompetisi berbasis rempah seperti Taman Rempah 1x1 Meter Awards, Raba-Belai-Cium Rempah yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan Gen Z mengenali jenis-jenis rempah, Resep Racik Rempah, hingga invitasi talenta bertema rempah meliputi akting, baca puisi, konten kreator, dan peragaan busana.

“Ketiga adalah pertunjukan seni yang menghadirkan Panggung Eksebisi Rempah, Dongeng Kasih Kisah Rempah, serta pementasan teater bertema rempah,” ujar Agus.

Ia merinci, eksebisi rempah ditargetkan menjangkau 300 Gen Z. Lomba Raba-Belai-Cium Rempah akan diikuti 200 peserta, Resep Racik Rempah melibatkan 150 peserta dengan resep yang direncanakan untuk dipatenkan, dan Taman Rempah 1x1 Meter diikuti 100 peserta.

Kegiatan ini juga akan melibatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Dinas Pariwisata Kota Medan, hingga Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara. Sejumlah lembaga pendidikan, sanggar, komunitas budaya, serta unsur legislatif daerah turut direncanakan ambil bagian.

Herawanti optimistis selama dua hari pelaksanaan, kegiatan ini dapat menghadirkan sekitar 1.000 pengunjung.

“Kita berharap festival ini melahirkan generasi yang sadar akan eksistensinya sebagai penerus bangsa, sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis rempah,” ujarnya.

Melalui program ini, Kota Medan diharapkan dapat menjadi kota percontohan dalam menghidupkan kembali kejayaan rempah-rempah Nusantara yang digerakkan oleh Generasi Z.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN