Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Sumut Tuan Rumah AFF U-19, DPRD: Percepat Renovasi Stadion Teladan

Mistar.idKamis, 9 April 2026 10.27
EH
MA
sumut_tuan_rumah_aff_u19_dprd_percepat_renovasi_stadion_teladan

Sekretaris Komisi D DPRD Sumut, Defri Noval Pasaribu. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Ditunjuknya Sumatera Utara (Sumut) sebagai tuan rumah turnamen Piala AFF U-19 2026 menunjukkan keseriusan PSSI untuk pemerataan pembangunan sepak bola nasional.

“Ini adalah bentuk kepercayaan yang patut kita apresiasi. Sekaligus momentum mendorong pemerataan pembangunan sepak bola di Indonesia,” ujar Sekretaris Komisi D DPRD Sumut, Defri Noval Pasaribu, kepada Mistar, Kamis (9/4/2026).

Kepercayaan ini dinilainya harus sejalan dengan percepatan renovasi Stadion Teladan Medan sebagai venue utama. Defri meminta seluruh pihak terkait bekerja ekstra guna memastikan kesiapan stadion sesuai standar internasional.

“Mulai dari kualitas lapangan, rumput, ruang ganti, hingga tribun penonton harus memenuhi standar. Jika perlu, sistem kerja ditingkatkan menjadi tiga shift agar pengerjaan bisa lebih cepat selesai,” tuturnya.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga penting, khususnya pemberian anggaran yang bersumber dari APBN dan APBD. Proses lelang hingga penunjukan penyedia jasa diharapkan bisa terlaksana lebih cepat tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.

“Tidak boleh ada alasan untuk menunda. Semua tahapan harus dipercepat agar target penyelesaian tercapai tepat waktu,” katanya.

Penambahan shift kerja hingga tiga kali sehari bisa menjadi solusi mempercepat penyelesaian proyek.

“Jika sebelumnya hanya satu atau dua shift, bisa ditingkatkan menjadi tiga shift dengan penambahan tenaga kerja. Ini salah satu langkah konkret untuk mengejar target,” ucapnya.

Defri mengingatkan agar penyedia jasa yang terlibat benar-benar memenuhi kualifikasi dan bekerja secara profesional, sehingga proyek tidak molor dari jadwal yang telah ditentukan.

Ia optimistis penyelenggaraan AFF U-19 akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat Sumut. Sektor perhotelan, transportasi, hingga pelaku UMKM diperkirakan akan ikut terdongkrak dengan kehadiran tim dan suporter dari berbagai negara.

“Ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi juga peluang besar untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Masyarakat di sekitar stadion tentu akan merasakan dampak ekonominya,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh pihak, baik pemerintah, pelaksana proyek, maupun masyarakat, harus memiliki semangat kebersamaan dalam menyukseskan ajang ini tanpa kekurangan, baik dari sisi teknis maupun non-teknis.

“Pelaksana kegiatan harus bekerja secara extraordinary. Jika ada anggaran yang belum dikucurkan, pemerintah harus segera merealisasikannya sesuai prosedur. Tidak ada alasan untuk menunda,” tegasnya lagi.

Sumut memiliki pengalaman sebagai tuan rumah berbagai event nasional dan internasional, seperti PON dan turnamen sepak bola yang diikuti sejumlah negara seperti Tanzania, Mali, dan Uzbekistan.

Melihat event sebelumnya, Defri berharap kesuksesan tersebut kembali terulang. Tidak hanya dalam penyelenggaraan, tetapi juga prestasi tim nasional.

“Kita tidak hanya ingin sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga sukses meraih prestasi. Dua tahun lalu Indonesia U-19 menjadi juara, harapan kita 2026 prestasi itu bisa dipertahankan,” ucapnya. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN