Rico Waas: Ramadan Fair Jadi Motor Penggerak UMKM Medan

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas (foto:Diskominfo Medan/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Ramadan Fair yang telah menjadi ikon Kota Medan selama dua dekade terakhir kembali digelar tahun ini. Selain sebagai ruang silaturahmi masyarakat selama bulan suci, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengatakan Ramadan Fair rutin dianggarkan melalui APBD dan konsisten dilaksanakan setiap tahun. “Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ramadan Fair sudah menjadi bagian dari identitas Kota Medan,” ujarnya, Senin (2/2/2026).
Tahun ini, sebanyak 150 stan UMKM disiapkan sebagai sarana promosi sekaligus penguatan ekonomi warga. Pemerintah Kota Medan berharap ajang ini dapat membantu pelaku usaha lokal semakin dikenal dan berkembang.
“Targetnya tentu mendorong UMKM Kota Medan agar lebih kreatif dan mampu bersaing,” katanya.
Untuk penyelenggaraan Ramadan Fair XX Tahun 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,9 miliar. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 20 hari, mulai 25 Februari hingga 16 Maret 2026.
Menurut Rico, anggaran tersebut sepenuhnya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat, baik sebagai ruang berkumpul, sarana promosi UMKM, maupun menjaga kekhasan Ramadan Fair sebagai agenda tahunan kota.
Tak hanya berfokus pada ekonomi, Ramadan Fair juga menghadirkan kegiatan keagamaan seperti peringatan Nuzulul Quran, tausiyah, serta lomba tahfiz Al-Qur’an.
Rico mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen tersebut bersama keluarga dan tetap menjaga ketertiban. “Silakan datang dan meramaikan. Tetap jaga kebersihan, tertib berlalu lintas, serta menjaga kekhusyukan ibadah selama Ramadan,” tuturnya.






















