Polda Sumut Terima Penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan saat memberikan keterangan pers. (Foto: Matius/Mistar)
Program ketiga adalah mitigasi atau penanganan bencana alam. Sonny mengatakan, saat bencana yang terjadi pada November 2025, Polda Sumut menjadi yang tercepat dalam penanganan dibandingkan dengan dua provinsi lain, yakni Aceh dan Sumatera Barat.
"Di antara tiga provinsi, Polda Sumut termasuk yang paling cepat dalam penanganan bencana alam," katanya.
Program keempat berkaitan dengan pengamanan berbagai event internasional yang digelar di Sumut. Di antaranya pengamanan Aquabike Jetski World Championship di kawasan Danau Toba, Balige, Kabupaten Toba, kemudian F1 Powerboat (F1H2O) di Pelabuhan Sisingamangaraja, Balige, serta pengamanan Piala AFF U-19 2025 (ASEAN U-19 Boys' Championship) yang diikuti 11 negara.
"Kemudian yang keempat adalah penanganan event-event internasional, seperti F1 Powerboat maupun pertandingan sepak bola," ujarnya.
Selain pengamanan event internasional, Polda Sumut juga dinilai berhasil mengamankan aksi unjuk rasa berskala besar pada Agustus 2025. Menurut Sonny, meski di sejumlah daerah terjadi aksi anarkis, situasi di Sumut tetap kondusif.
"Kita aman dan lancar dalam penanganan aksi unjuk rasa pada Agustus. Kalau di wilayah lain terjadi aksi anarkisme, di Polda Sumut justru kita mampu meredam semua itu sehingga tidak terjadi aksi anarkisme," terangnya.
Program kelima adalah peningkatan sarana dan prasarana pelayanan publik. Dalam dua tahun terakhir, Polda Sumut telah membangun berbagai fasilitas untuk masyarakat, seperti lapangan sepak bola, jogging track, gym outdoor, lapangan voli, lapangan bulu tangkis indoor, dan lapangan basket. (hm25)

















































