Saturday, October 3, 2026
home_banner_first
MEDAN

Polda Sumut Terima Penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo

Mistar.idRabu, 1 Juli 2026 pukul 11.11 WIB
polda_sumut_terima_penghargaan_nugraha_sakanti_dari_presiden_prabowo

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan saat memberikan keterangan pers. (Foto: Matius/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menerima penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Rabu (1/7/2026).

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menerima langsung penghargaan tersebut di Jakarta sehingga tidak dapat menghadiri upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Mapolda Sumut.

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan mengatakan, penghargaan Nugraha Sakanti diberikan kepada satuan kerja kepolisian yang dinilai memiliki kinerja, dedikasi, serta kontribusi dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan bangsa.

"Hari ini Bapak Kapolda tidak bisa hadir karena beliau diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan dari Bapak Presiden, yaitu Nugraha Sakanti," ujar Sonny di Polda Sumut.

Ia menjelaskan, sebelum penghargaan diberikan, Tim Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres) melakukan penilaian selama enam bulan melalui kajian akademik dan peninjauan langsung terhadap kinerja Polda Sumut. Hasilnya, pada 23 Juni 2026 ditetapkan Polda Sumut sebagai salah satu penerima Nugraha Sakanti.

Nugraha Sakanti merupakan tanda kehormatan yang diberikan Presiden kepada kesatuan atau satuan kerja di lingkungan Polri yang menunjukkan kinerja, loyalitas, dedikasi, dan pengabdian luar biasa, serta memberikan manfaat bagi bangsa, negara, dan masyarakat.

Penghargaan ini menjadi yang pertama diterima Polda Sumut sejak Nugraha Sakanti diberikan kepada satuan di lingkungan Polri.

Dijelaskan Sonny, untuk memperoleh penghargaan tersebut Polda Sumut mengajukan lima program unggulan. Program pertama adalah ketahanan pangan (Ketapang). Program ini merupakan inisiatif strategis Polri untuk mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo. Polda Sumut telah menanam berbagai komoditas pangan di lahan seluas ratusan hektare, seperti jagung, Pekarangan Pangan Lestari (P2L), serta budidaya ikan di seluruh jajaran.

Selain itu, Polda Sumut juga mengajukan program pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Hingga saat ini, telah dibangun 126 SPPG yang tersebar di seluruh Polres jajaran di Sumut.

Sonny menjelaskan, salah satu nilai positif program SPPG terlihat saat Sumut dilanda bencana pada November 2025. Ketika itu, SPPG Polda Sumut ikut membantu penanganan bencana dengan menyuplai makanan kepada masyarakat terdampak.

"Saat bencana alam di tahun 2025 lalu, SPPG Polda Sumut telah menyuplai sebanyak 326.000 nasi bungkus kepada masyarakat yang terdampak bencana alam," tegasnya.

Program kedua adalah penanggulangan dan pemberantasan narkotika. Menurut Sonny, Sumut menjadi salah satu pintu masuk utama peredaran narkotika karena berbatasan dengan jalur menuju Malaysia dan Thailand. Meski demikian, Polda Sumut disebut menjadi kepolisian daerah dengan pengungkapan kasus narkotika tertinggi di Indonesia.

"Pada tahun 2024 hingga 2026 ada 17.000 kasus yang ditangani, dengan barang bukti yang berhasil disita sebanyak 2,5 juta ton sabu. Hal ini sebanding dengan menyelamatkan sekitar 26 juta jiwa. Sedangkan jumlah penduduk Sumut saja hampir 15,9 juta jiwa," ujarnya.

Halaman:


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN