Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
MEDAN

Pemprov Sumut Pastikan Perbaikan Irigasi Parit di Karo Akibat Longsor Dimulai Juni 2026

Mistar.idSabtu, 30 Mei 2026 pukul 16.21 WIB
pemprov_sumut_pastikan_perbaikan_irigasi_parit_di_karo_akibat_longsor_dimulai_juni_2026

Dinas SDA Sumut memastikan saluran irigasi rusak di Daerah Irigasi (DI) Parit Lompaten, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo. (foto: Dinas SDA Sumut/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memastikan saluran irigasi yang rusak di Daerah Irigasi (DI) Parit Lompaten, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, akan segera diperbaiki pada tahun 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas SDA Sumut, Gibson Panjaitan, mengatakan pihaknya telah turun langsung melakukan inspeksi lapangan, Sabtu (23/5/2026) guna melihat kondisi terkini saluran irigasi yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Hasil inspeksi menunjukkan beberapa bagian saluran terputus akibat longsor, sehingga distribusi air ke lahan pertanian masyarakat menjadi terganggu,” ujar Gibson dalam keterangannya, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, kerusakan tersebut berdampak langsung terhadap pasokan air bagi petani yang mengandalkan irigasi untuk mengairi sawah mereka. Ia menegaskan Pemprovsu memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.

Bahkan, perbaikan DI Parit Lompaten telah masuk dalam program prioritas tahun 2026 dan saat ini sedang memasuki tahap pengadaan atau tender.

“Sesuai arahan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, perbaikan irigasi Parit Lompaten akan dilaksanakan tahun ini. Saat ini prosesnya berada pada tahap tender, dan pekerjaan fisik direncanakan dimulai pada Juni 2026,” katanya.

Ia menjelaskan, pekerjaan yang akan dilakukan tidak hanya sebatas memperbaiki saluran yang rusak, tetapi juga membangun infrastruktur pendukung guna mencegah kerusakan serupa terulang kembali di masa mendatang.

Adapun lingkup pekerjaan meliputi pembangunan dinding penahan tanah di titik rawan longsor serta rehabilitasi saluran irigasi yang mengalami kerusakan.

“Kami akan membangun dinding penahan dan merehabilitasi saluran irigasi yang rusak. Harapannya setelah pekerjaan selesai, distribusi air ke lahan pertanian masyarakat dapat kembali berjalan optimal,” ucapnya.

Program rehabilitasi DI Parit Lompaten juga disebut sejalan dengan prioritas pembangunan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus mendukung program nasional swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.

Dengan dimulainya pekerjaan pada Juni mendatang, masyarakat, khususnya para petani di Kecamatan Juhar, diharapkan dapat segera kembali menikmati layanan irigasi yang optimal guna mendukung aktivitas pertanian mereka.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN