Pemko Medan Datangi Pertamina, Pertanyakan Antrean Panjang BBM di SPBU

Jajaran Pemko Medan saat mendatangi kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk berkoordinasi terkait distribusi BBM. (Foto: Diskominfo Medan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU, Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendatangi kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Pemko Medan mempertanyakan penyebab antrean yang masih terjadi serta meminta kepastian kapan distribusi BBM di Kota Medan dapat kembali normal.
"Kedatangan kami ke sini sesuai instruksi Pak Wali Kota yang meminta agar persoalan antrean BBM terus dikawal. Jika ada hal-hal yang perlu dibantu, kami (Pemko Medan) juga siap," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan, Citra Effendi Capah.
Citra mengatakan masyarakat Kota Medan membutuhkan kepastian mengenai waktu normalisasi distribusi BBM.
"Apakah kendala yang dihadapi masih sama seperti yang disampaikan sebelumnya atau ada persoalan lain yang menyebabkan distribusi BBM belum kembali normal," katanya.
Selain meminta kejelasan, Citra juga mempertanyakan pernyataan Pertamina sebelumnya yang menyebut kondisi distribusi BBM diperkirakan kembali normal pada Jumat (10/7/2026).
"Namun, perkembangan di lapangan justru menunjukkan kondisi yang belum membaik. Bahkan, dilaporkan sejumlah SPBU sempat kehabisan pasokan sehingga tidak dapat melayani masyarakat. Meski begitu, kami tetap mengerahkan personel Dinas Perhubungan Kota Medan untuk mengatur antrean panjang yang terjadi. Harapannya kondisi ini bisa segera membaik," pungkasnya.
Sementara itu, Sales Area Manager Retail Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Tito Rivanto, mengapresiasi langkah Pemko Medan yang datang langsung berkoordinasi terkait distribusi BBM.
"Stok BBM aman dan mampu memenuhi kebutuhan. Saat ini kami sedang melakukan pembenahan internal pada sistem penyaluran BBM. Kami juga telah mendatangkan sopir dari pihak eksternal serta menambah jumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam di Kota Medan," katanya.























