Kolam Retensi Bakal Dibangun di Kawasan Letda Sujono Medan

Gubernur Sumut saat meninjau lokasi banjir di Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Selasa (8/9/2026). (Foto: Iqbal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengatakan kolam retensi segera dibangun untuk mengatasi banjir langganan di kawasan Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, atau tepatnya di pintu masuk tol Bandar Selamat.
“Pertama, kolam retensi akan dibangun untuk mengatasi masalah banjir karena dari awal konsepnya memang sudah seperti itu,” kata Bobby setelah meninjau lokasi bersama Wakil Wali Kota Medan dan Kementerian PU, Selasa (8/9/2026) sore.
Selain kolam retensi, drainase sepanjang 1,7 kilometer (km) juga akan dibangun mulai 2027. Disebutkannya, pembangunan akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang bekerja sama dengan Kementerian PU.
"Sebenarnya sudah kami sampaikan sama Pemko Medan mengenai jalan ini. Karena sebagian masih berstatus jalan nasional, makanya akan dibangun Pemko Medan dan Kementerian PU yang juga ikut meninjau tadi,” tuturnya.
Berdasarkan pembagian pekerjaannya, drainase akan dibangun oleh Kementerian PU, sedangkan kolam retensi akan dibangun oleh Pemko Medan.
Bobby menyebutkan, pihaknya telah menawarkan ke Pemko Medan agar pembangunan dilakukan oleh Pemprov Sumut. Namun, Pemko Medan menyampaikan telah menganggarkan dananya untuk tahun depan.
"Kami tadi hanya menyampaikan, kalau dari Pemko Medan belum menganggarkan, kami akan coba menganggarkannya. Akan kami coba bangun kolam retensinya melalui intervensi pemerintah provinsi dan tadi disampaikan Pak Wakil Wali Kota akan dibangun oleh Pemko Medan," ucapnya.
Ia meminta Pemko Medan segera mempercepat proses pembangunan kolam retensi tersebut.
"Jadinya, kami hanya minta dipercepat proses administrasinya, desain gambar sudah ada," tutur Bobby.
Selain di Jalan Letda Sujono, wilayah Jalan Eka Warni, Kecamatan Medan Johor, yang kerap menjadi langganan banjir, juga mendapatkan perhatian pemerintah.
"Kami tadi sudah minta satu titik lagi penanganan banjir yang di Jalan Eka Warni, Medan Johor. Kami akan berbagi tugas dengan Pemko. Kawasan Johor sudah pernah ditinjau, cuma daerahnya berbatasan dengan Deli Serdang, jadi belum bisa dikerjakan. Kami dari Provinsi yang coba kerjakan. Sedangkan wilayah Medan akan dikerjakan Pemko Medan," katanya.
Di kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menyebutkan langkah awal yang akan dilakukan Pemko adalah pembebasan lahan.
“Langkah awalnya adalah pembebasan lahan yang cocok untuk proyek tersebut. InsyaAllah tahun 2027 sudah mulai dilakukan pembangunan,” ucapnya.
Zakiyuddin sendiri masih enggan membeberkan anggaran proyek kolam retensi tersebut.
"Belum, belum tahu (anggarannya) karena lahannya punya orang, harus negosiasi dulu," katanya.[]





































