Kapolda Komit Berantas Narkoba, PJ Gubsu: Katakan Tidak Pada Narkoba


kapolda komit berantas narkoba pj gubsu katakan tidak pada narkoba
Medan MISTAR.ID
Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi terus menyuarakan kata tegas dalam hal memberantas peredaran narkotika di wilayah Sumatera Utara. Agung menyebut, komitmen itu telah dibuktikan dengan berbagai ungkapan kasus yang dilakukan oleh pihaknya.
“Kita komitmen untuk memberantas narkoba. Kita sudah amankan tersangka kurang lebih 1.746 orang dalam tempo waktu beberapa bulan terakhir,” ujar Agung, Jumat (10/11/23).
Di tempat yang sama, Penjabat (PJ) Gubernur Sumatera Utara Hassanudin menitipkan pesan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjauhi narkoba. “Terkait dengan narkoba di berbagai tempat, sudah kita sampaikan bahwa Sumatera Utara ini pengguna dan pengedar narkoba tertinggi,” tegasnya.
Kata dia, asumsi wilayah Sumatera Utara merupakan wilayah rawan narkoba dibuktikan dengan berbagai data yang ada. Sehingga, pemerintah selalu mengingat masyarakat terkait darurat narkoba di Sumut.
Baca Juga : Mengaku Oknum Anggota TNI Coba Merampok Mobil di Labuhan Deli, Akhirnya Dimassakan
Hassanudin juga berterima kasih kepada Polda Sumut, Kodam, BNN Sumut, serta seluruh stakeholder secara serentak bahu membahu untuk menyikapi kondisi narkoba di wilayah Sumut secara keseluruhan.
“Oleh karena itu, selalu saya pesankan kepada rekan-rekan media tolong disebarkan, bahwa katakan tidak pada narkoba. Bagi orang yang sudah mengenal segera lupakan, bagi yang masih mengenal segera tinggalkan. Bagi yang belum pernah kenal jangan coba-coba kenal dengan narkoba,” pintanya.
Narkoba Masuk dari Pelabuhan Tikus
Dalam beberapa hasil ungkapan kasus narkotika yang dilakukan Polda Sumut, jaringan narkotika jenis sabu banyak diedarkan dari negara tetangga seperti Malaysia. Selanjutnya, barang haram tersebut diselendupkan melalui pelabuhan tikus.
Menanggapi hal itu, Hassanudin menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah melakukan hal-hal pencegahan.
Baca Juga : Anaknya Diduga Jadi Korban Malpraktik, Anggota TNI Laporkan Oknum Dokter ke Polda Sumut
Semua upaya langkah-langkah pencegahan penindakan, rehabilitasi secara terkonsep dan terstruktur telah diambil, bersinergi secara bersama-sama sesuai peran dan fungsinya.
“Itu adalah salah satu untuk langkah penyesuaian. Secara terpadu akan kami tindaklanjuti, sesuai peran dan fungsinya masing-masing,” tukasnya. (matius/hm24)