Izin Lengkap, Billboard Tetap Dibongkar: PT Sumo Mengadu ke DPRD Medan

Ilustrasi, salah satu pembongkaran Baliho di Jalan Zainul Arifin, Jumat (6/2/2026) kemarin. (foto:suararakyatmedan/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Meminta keadilan dan agar kasusnya diusut tuntas, PT Sumo Advertising mengadu ke DPRD Kota Medan terkait pembongkaran billboard miliknya yang berada di Jalan Zainul Arifin.
Kedatangan Direktur Utama PT Sumo Advertising, Andry, bersama Manajer Legal dan Permit PT Sumo Advertising, Riza Usty Siregar, S.H., diterima langsung Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Gerindra, Zulkarnaen, Senin (9/2/2026) sore.
“Pada prinsipnya, kedatangan kami untuk meminta keadilan atas billboard yang dibongkar oleh Satpol PP Kota Medan kemarin. Sebab, kami memiliki semua izin secara lengkap, bahkan tertib membayar pajak,” ucap Riza.
Riza mengatakan, tuduhan yang menyebut billboard milik PT Sumo tidak memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) tidak benar.
“Sejak Februari 2020 IMB (sekarang PBG) sudah ada. Berkas itu sudah saya tunjukkan juga saat bertemu Pak Zul. Bukti-bukti pembayaran pajak kami juga saya sertakan sebagai bukti bahwa billboard milik PT Sumo resmi dan tidak bermasalah,” katanya.
Riza juga mengaku heran dengan sikap Satpol PP Kota Medan yang tetap melakukan pembongkaran meski dirinya sempat menunjukkan dokumen resmi saat pembongkaran berlangsung, Jumat (6/2/2026) kemarin.
“Saya sempat datang ke lokasi untuk menunjukkan dokumen resmi, namun tidak dihiraukan. Sampai sekarang Pemko Medan juga tidak memberikan klarifikasi. Dokumen kami lengkap, kenapa dibongkar? Kami ingin keadilan. Semua keluh kesal ini juga sudah kami sampaikan ke dewan. Berdasarkan informasi, hari ini (Selasa) digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP),” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Satpol PP Medan membongkar billboard milik PT Sumo Advertising di Jalan Zainul Arifin, Jumat (6/2/2026) kemarin.
Proses pembongkaran juga berlangsung alot dari siang hingga malam hari dan berujung dengan laporan polisi ke Polda Sumatera Utara oleh PT Sumo Advertising atas dugaan pengrusakan. (hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















