Hadiri PRSU ke-50, Wawako Herlina Apresiasi Kolaborasi Paviliun Pematangsiantar

Wakil Wali Kota Herlina saat mengunjungi paviliun Pematangsiantar. (foto: iqbal/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Wakil Wali Kota (Wawako) Pematangsiantar Herlina menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Medan. Ia mengapresiasi paviliun Pematangsiantar yang menampilkan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak.
Herlina mengatakan Pematangsiantar menjadi salah satu bagian dari 33 paviliun daerah yang ditampilkan di PRSU. Ia mengatakan paviliun yang dimiliki Kota Siantar menampilkan produk-produk khas terutama dari PT STTC.
"Ya kita senang, kita lihat di Paviliun Pematangsiantar ini, di dalamnya ada produk-produk dari PT STTC, lalu ada juga dari Siantar Zoo, ada dari Manna Hotel, ada UMKM juga, roti ganda dan lainnya," ujarnya Herlina di sela tinjauannya, Jumat (3/7/2026) malam.
Menurutnya, PRSU dapat menjadi wadah seluruh daerah khususnya Pematangsiantar untuk memperkenalkan keragaman khas kepada masyarakat Sumatera Utara dan tingkat yang lebih tinggi lagi.
"Saya pikir PRSU ini kan rutin dilakukan dan ini bisa menjadi momen promosi ke seluruh warga Sumatera Utara bahwa Siantar ini sesuatu yang bisa dibanggakan dan bisa dikunjungi," ucap Herlina.
Banyaknya produk-produk unggulan khas Pematangsiantar menurutnya dapat membuat promosi lebih efektif dilakukan.
"Saya rasa ini efektif ya untuk memajukan pariwisata, karena di sini masyarakat banyak yang datang, kita berharap siapa pun yang penasaran dengan keragaman kota Pematangsiantar bisa datang, khususnya juga untuk merasakan produk-produk dari STTC dan oleh-olehnya bisa dinikmati bersama," ujarnya.
Senada, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar Hamzah Damanik mengapresiasi keberagaman yang ditampilkan oleh paviliun daerahnya di pagelaran tersebut.
"PRSU kali ini paviliun Pematangsiantar berkolaborasi dengan PT STTC, di situ disediakan produk-produk yang dimiliki oleh STTC. Lalu di luarnya kita juga menampilkan beberapa produk khas Siantar, cinderamata," tuturnya.
Hamzah mengatakan masyarakat juga bisa mendapatkan hadiah-hadiah menarik dengan mengikuti kuis-kuis yang disediakan di pavilum Pematangsiantar.
"Lalu ada kita juga ada kuis-kuis seru, ada juga tampilan hewan yang sudah diawetkan dari Siantar Zoo, jadi intinya kita berkolaborasi dengan berbagai pihak dengan segala kekurangan dan kelebihan kita dan inilah paviliun Pematangsiantar," ucapnya.
Ia mengatakan PRSU bisa menjadi momentum meningkatkan pariwisata Pematangsiantar kepada publik yang lebih luas.
"Pematangsiantar ini kan daerah penghubung ke Danau Toba, tidak bisa dipungkiri dengan tidak memilikinya wisata alam kita harus memaksimalkan sektor jasa dan pariwisata buatan, oleh karena itu kita harap Siantar bisa terus berbenah dan bisa memanfaatkan momen seperti PRSU ini untuk mempromosikan Siantar," tutur Hamzah.
Salah seorang masyarakat asal Kota Binjai Fitria Panjaitan mengaku senang dengan terselenggaranya kembali PRSU setelah absen dalam beberapa tahun. Ia berharap ajang ini bisa menjadi wadah hiburan sekaligus edukasi tentang keragaman Sumatera Utara.
"Tentunya senang, PRSU ini dulu rutin, sempat terhenti karena Covid dan ini digaungkan kembali, apalagi inikan konsepnya pesta rakyat ya banyak hiburan dan edukasi di dalamnya. Paviliun-paviliunnya juga aktif pasti ini menambah ketertarikan masyarakat," katanya.
PREVIOUS ARTICLE
Keterbatasan Penerbangan Penyebab Terhambatnya Kepulangan Peserta Pesparawi Sumut dari Papua




















