Sunday, June 28, 2026
home_banner_first
MEDAN

BPSDM Sumut Nilai ASN Gen Z Unggul Teknologi, Perlu Penguatan Etika

Mistar.idSabtu, 9 Mei 2026 pukul 06.29 WIB
bpsdm_sumut_nilai_asn_gen_z_unggul_teknologi_perlu_penguatan_etika

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara, Agustinus Panjaitan. (Foto: Iqbal/Mistar).

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk ASN dari kalangan Generasi Z atau Gen Z. BPSDM menilai Gen Z memiliki karakteristik tersendiri dibanding generasi sebelumnya.

Diketahui, Gen Z merupakan generasi yang lahir pada rentang tahun 1997 hingga awal 2000-an. Generasi ini dikenal memiliki gaya dan karakter berbeda, terutama dalam kehidupan sosial maupun dunia kerja.

Kepala BPSDM Sumut, Agustinus Panjaitan, mengatakan pendekatan yang tepat menjadi kunci dalam membina ASN dari kalangan Gen Z. Menurutnya, generasi ini memiliki keunggulan, terutama dalam penguasaan teknologi.

“Nah kalau itu sebenarnya tinggal bagaimana pendekatannya. Pengalaman kami saat pelatihan dasar CPNS, rata-rata peserta dari Gen Z dan kemampuan mereka luar biasa. Pengetahuan dan keterampilan mereka sangat baik, terutama soal teknologi,” ujarnya kepada Mistar, Jumat (8/5/2026).

Meski demikian, Agustinus mengakui masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki, terutama terkait sikap, etika, serta kemampuan berkolaborasi dan berkomunikasi.

“Yang kami rasa agak kurang itu attitude, bagaimana mereka berkolaborasi dan berkomunikasi. Itu yang kami dorong supaya benar-benar matang dan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh instansi. Instansi juga harus memahami cara kerja Gen Z,” ucapnya.

Menurut Agustinus, kemampuan penguasaan teknologi yang dimiliki Gen Z dapat menjadi kekuatan besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik apabila diarahkan dengan baik.

“Kalau mereka mengadopsi teknologi atau aplikasi dalam sebuah sistem inovasi, itu luar biasa. Mereka bisa menggabungkan beberapa aplikasi dan semuanya bertujuan untuk pelayanan publik,” katanya.

Meski tidak menyamaratakan seluruh Gen Z, Agustinus menekankan pentingnya menjaga etika bagi ASN muda. Karena itu, dalam Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS tetap diberikan materi terkait perilaku dan etika kerja.

“Pesannya, kemampuan adaptasi mereka memang hebat, tetapi attitude juga harus dijaga. Makanya di pelatihan ada materi yang lebih menekankan pada perilaku,” tutur mantan Kepala Dinas Perhubungan Sumut tersebut.

Ia menambahkan, ASN harus memiliki karakter yang mampu bekerja sama dengan baik serta menjunjung etika dalam bekerja.

“Kalau soal teknologi, mereka keren, bahkan kita bisa kalah dalam hal itu. Makanya di Latsar kami banyak memberikan sentuhan terkait perilaku. Itu upaya kami agar mereka memiliki nilai-nilai ASN seperti berakhlak, kompeten, loyal, adaptif, dan kolaboratif,” ujarnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN