Friday, October 9, 2026
home_banner_first
MEDAN

Beri Penghargaan kepada 25 Pegiat Budaya, Pemko Medan Dorong Penguatan Identitas Melayu

Mistar.idJumat, 9 Oktober 2026 pukul 10.59 WIB
beri_penghargaan_kepada_25_pegiat_budaya_pemko_medan_dorong_penguatan_identitas_melayu

Pegiat Budaya Kota Medan yang menerima pernghargaan pada Pekan Budaya Daerah Kota Medan 2026. (foto: anwar/mistar)

news_banner


Mak Yose merupakan jurnalis senior, profesional media dan pegiat kebudayaan di Sumatera Utara. Kiprahnya di bidang jurnalistik dimulai sejak 1989 dan berkembang ke produksi media, kegiatan publik berbasis kebudayaan, serta produksi film, video dan dokumenter.

Penerima penghargaan lainnya, Mateus Suwarsono, juga menyambut baik apresiasi yang diberikan Pemko Medan kepada para seniman.

Pegiat seni tari dan teater sekaligus pendiri Sanggar Balai Marojahan di Jalan Sempurna, Kecamatan Medan Kota, itu menyampaikan terima kasih kepada Pemko Medan, khususnya Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas, yang telah menggagas kegiatan tersebut.

Selain Mak Yose dan Mateus, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah tokoh yang telah lama berkiprah dalam berbagai bidang seni dan kebudayaan, mulai dari sejarah, filologi, musik Melayu, tari, teater, sastra, seni rupa, kriya, pendidikan hingga pelestarian benda pusaka.

Pegiat Budaya Kota Medan yang menerima pernghargaan pada Pekan Budaya Daerah Kota Medan 2026. (foto: anwar/mistar)

Beberapa di antaranya adalah Syahrial Felani atau Mak Yal, praktisi seni dan budaya Melayu Sumatera Utara yang telah berkecimpung dalam dunia kesenian sejak 1977. Kiprahnya meliputi musik, teater, tari, koreografi, pembuatan alat musik tradisional, pembinaan sanggar dan seni pertunjukan.

Ada pula Maulana Hudaya Putra atau MH Putra, sastrawan, seniman rupa, kartunis, ilustrator dan jurnalis yang aktif berkarya di bidang sastra, seni dan kebudayaan.

Karya MH Putra mencakup puisi, tulisan mengenai seni dan kebudayaan, serta karya seni rupa yang mengangkat tema spiritualitas, figur leluhur, sejarah dan kebudayaan Nusantara.

Berikut nama-nama penerima penghargaan:

1. Prof. Dr. phil. Ichwan Azhari, M.S. – sejarah, filologi, akademik dan pelestarian warisan budaya.

2. M. Muhar Omtatok, MBA, M.Si. – kebudayaan Melayu, adat, seni, sastra, penelitian dan revitalisasi budaya.

3. Rudy Oei – pelestarian budaya, benda pusaka, seni rupa dan musik.

4. Dr. Jimmy Lassang Manahara Siahaan – seni rupa, benda pusaka, artefak sejarah, museum dan ruang budaya.

5. Yusnizar Heniwaty, S.S.T., M.Hum., Ph.D. – tari, penelitian, pendidikan, koreografi dan pelestarian seni.

6. Dra. Yusniarti (Mak Yose Piliang) – jurnalistik, media, produksi audiovisual dan kebudayaan.

7. Mateus Suwarsono, S.Sn.Tari – koreografi, pendidikan dan pembinaan sanggar.

8. Dr. (cand.) Dini Sriwati, S.Sos., M.M. (Dini Usman) – sastra, literasi, penerbitan, komunitas dan seni pertunjukan.

9. Syahrial Felani (Mak Yal) – musik Melayu, perajin gambus, tari, tonggeng dan pembinaan seni.

10. Maulana Hudaya Putra (MH Putra) – sastra, seni rupa, kartun, ilustrasi dan jurnalistik.

11. Hj. Erliza Rizki Firdaus, S.T. (Kiki Erliza) – tari Melayu, pendidikan kepribadian dan pembinaan generasi muda.

12. Hj. Eka Ermasyafpriza H. Firdaus, S.H., M.Kn. (Eka Firdaus) – tari Melayu, pembinaan seni dan regenerasi.

13. Hj. Rohanim, S.Pd., M.M. – pendidikan, pembinaan seni budaya dan pendidikan karakter.

14. Erliyani Lubis, A.Md. (Kak Ei) – tari, koreografi, pelatihan dan seni pertunjukan.

15. Syahbilal, S.Pd., M.Si. (Pak Bilal) – pendidikan, tari, pelatihan dan pembinaan seni.

16. Ade Ira Carla, S.E. – tari Melayu, seni pertunjukan dan pembinaan generasi muda.

17. Tengku Ade Raylani, A.Md. – tari Melayu, adat-istiadat, pelatihan dan pewarisan budaya.

18. Ade Junindra, S.Pd., Gr. (Bang Joni) – tari, koreografi, pendidikan dan seni pertunjukan.

19. Datuk Zumaidi Abdullah, S.Pd. – komposer, arranger, pemain perkusi dan konsultan musik.

20. Rijal Kesuma (Cik Rijal) – kriya tengkuluk, busana Melayu, tata rias dan seni pertunjukan.

21. Tengku Haris Fadillah – tari Melayu, koreografi, pelatihan dan seni pertunjukan.

22. Dinar Delimartha (Dina Alrasyid) – seni suara, teater, Makyong, adat dan tata busana Melayu.

23. Fanny Beatiric Sianturi, S.I.Kom. (Kak Bea) – event kebudayaan, komunikasi, jejaring dan forum budaya.

24. Teja Purnama Lubis - sastrawan, penyair, deklamator

25. Masnur Lukito - Katim Kesenian Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Medan.

Halaman:


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN