Kue Karas Tanjungpura, Hidangan Khas Melayu yang Wajib Ada Saat Lebaran

Rahimi, warga Tanjungpura, bersuka cita merayakan Lebaran dengan suguhan Kue Karas khas yang telah ada sejak zaman Kesultanan Langkat. (foto: istimewa/mistar)
Langkat, MISTAR.ID
Jika Anda berkunjung ke Tanjungpura pada momen Lebaran, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi beragam kue khas yang menjadi favorit masyarakat Melayu setempat. Sajian tradisional ini selalu hadir sebagai pelengkap kebahagiaan Hari Raya.
Di wilayah Kabupaten Langkat, terdapat banyak jenis kue Lebaran khas Melayu yang menggugah selera. Salah satu yang paling unik dan legendaris adalah Kue Karas yang hingga kini tetap dilestarikan oleh masyarakat.
Kue Karas memiliki bentuk yang sangat khas, menyerupai jaring-jaring atau sangkar burung. Keunikan bentuk ini menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus membedakannya dari kue Lebaran lainnya.
Proses pembuatannya pun tergolong rumit dan membutuhkan ketelitian serta kesabaran tinggi. Para pembuat kue harus memiliki keterampilan khusus agar dapat menghasilkan bentuk yang rapi dan tidak mudah rusak.
Pembuatan kue ini menggunakan batok kelapa yang telah dilubangi di bagian bawah sebagai cetakan. Adonan yang terbuat dari tepung beras dan santan dimasukkan ke dalam batok tersebut, lalu diayunkan atau diputar di atas kuali panas hingga membentuk pola menyerupai jaring laba-laba.
Setelah adonan berubah warna menjadi cokelat keemasan, Kue Karas diangkat dengan sangat hati-hati. Jika tidak, kue yang bertekstur rapuh ini bisa hancur sebelum disajikan.
Kue Karas dikenal memiliki tekstur kering dan renyah dengan cita rasa gurih yang khas. Tak heran jika kue ini sangat digemari, khususnya oleh masyarakat Melayu di Sumatera Utara.
Menurut salah satu warga, Rahimi, kue ini biasanya dibuat beberapa hari sebelum Lebaran karena sifatnya yang mudah hancur.
“Meski demikian, masyarakat Melayu Tanjungpura menganggap tidak lengkap rasanya merayakan Lebaran tanpa menyajikan Kue Karas kepada para tamu yang berkunjung ke rumah,” ujar Rahimi, Minggu (22/3/2026).
PREVIOUS ARTICLE
Tips Opor Ayam Tahan Lama saat Lebaran



















