Paraguay vs Prancis: Misi Kejutan Albirroja Belum Berakhir di Piala Dunia 2026

Ilustrasi, Paraguay vs Prancis pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Pennsylvania, Minggu (5/7/2026) pagi WIB. (foto:ferry/gemini/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID, Minggu (5/7/2026) – Tidak banyak yang percaya Paraguay akan berdiri di titik ini.
Saat Piala Dunia 2026 dimulai, perhatian publik lebih banyak tertuju kepada negara-negara unggulan seperti Prancis, Brasil, Argentina, hingga Spanyol. Paraguay datang tanpa gemerlap bintang besar, tanpa status favorit, dan nyaris luput dari perbincangan.
Namun, sepak bola selalu punya cara untuk menghadirkan cerita yang tak terduga.
Kini, setelah menyingkirkan Jerman dalam drama adu penalti yang menguras emosi, Paraguay bersiap menghadapi tantangan yang mungkin lebih berat. Albirroja akan menantang Prancis pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Pennsylvania, Minggu (5/7/2026) pagi WIB.
Bagi Paraguay, pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket perempat final. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa keberhasilan menumbangkan Jerman bukanlah kebetulan.
Ketika Paraguay Menjadi Kisah yang Dicintai Publik Netral
Setiap Piala Dunia selalu melahirkan satu atau dua tim yang berhasil mencuri hati penonton. Bukan karena mereka memiliki skuad paling mahal atau pemain paling terkenal, melainkan karena keberanian mereka melawan segala prediksi.
Di Piala Dunia 2026, Paraguay perlahan menjelma menjadi tim tersebut.
Kemenangan atas Jerman mengubah cara dunia memandang mereka. Tim yang sebelumnya dianggap hanya mampu bertahan kini menunjukkan karakter, disiplin, dan keberanian menghadapi tekanan.
Mereka bertahan ketika harus bertahan.
Mereka menyerang ketika peluang datang.
Dan yang terpenting, mereka tidak gentar menghadapi nama besar di seberang lapangan.
Mentalitas itulah yang kini menjadi modal utama saat menghadapi Prancis.
Prancis Datang dengan Tekanan sebagai Favorit
Di sisi lain, Prancis melangkah ke fase gugur dengan status yang sudah melekat sejak awal turnamen: kandidat juara.
Les Bleus memiliki hampir semua hal yang dibutuhkan untuk memenangkan Piala Dunia. Kedalaman skuad, pengalaman bermain di level tertinggi, kualitas individu, hingga pelatih berpengalaman seperti Didier Deschamps.
Kemenangan telak 3-0 atas Swedia pada fase sebelumnya semakin mempertegas status tersebut.
Namun, menjadi favorit tidak selalu menghadirkan kenyamanan.
Semakin dekat menuju trofi, semakin besar pula tekanan yang harus ditanggung. Setiap pertandingan menjadi ujian, setiap kesalahan bisa berujung petaka, dan setiap lawan datang dengan motivasi menjadikan Prancis sebagai korban berikutnya.
Deschamps memahami situasi itu.
Karena itulah ia memilih bersikap hati-hati saat berbicara mengenai Paraguay. Baginya, tim yang mampu menyingkirkan Jerman tidak mungkin dianggap remeh.
Mbappé dan Mimpi yang Belum Selesai
Di tengah ambisi Prancis, sorotan kembali mengarah kepada satu nama: Kylian Mbappé.
Piala Dunia selalu menjadi panggung favorit sang penyerang. Kecepatannya mampu mengubah jalannya pertandingan hanya dalam hitungan detik. Ketika ruang terbuka, Mbappé sering kali membuat sesuatu yang mustahil menjadi kenyataan.
Bagi Paraguay, menghentikan Mbappé menjadi pekerjaan rumah terbesar.
Kapten Gustavo Gómez diperkirakan akan memimpin langsung operasi pengawalan terhadap bintang Prancis tersebut. Sedikit saja kehilangan fokus, Mbappé bisa menjadi hukuman yang sangat mahal.
Namun, Paraguay juga memiliki senjata sendiri.
Julio Enciso, Miguel Almirón, hingga Ramón Sosa adalah pemain-pemain yang mampu menciptakan ancaman dalam situasi transisi cepat. Mereka mungkin tidak memiliki sorotan sebesar Mbappé, tetapi justru itulah yang membuat Paraguay berbahaya.
Mengulang Luka Lama atau Menulis Sejarah Baru?
Pertandingan ini juga membawa memori yang sulit dilupakan.
Pada Piala Dunia 1998, Paraguay pernah begitu dekat menyingkirkan Prancis di babak gugur. Saat itu mereka bertahan heroik selama lebih dari 110 menit sebelum Laurent Blanc mencetak gol emas yang mengakhiri perjuangan Albirroja.
Prancis kemudian melaju hingga menjadi juara dunia.
Hampir tiga dekade berlalu, Paraguay kembali berjumpa dengan lawan yang sama di fase yang sama.
Bagi sebagian pendukung Paraguay, laga ini terasa seperti kesempatan kedua yang diberikan sejarah.
Kesempatan untuk membalas luka lama.
Kesempatan untuk menulis akhir cerita yang berbeda.
Pertandingan yang Bisa Ditentukan oleh Kesabaran
Secara taktik, pertandingan diperkirakan berjalan dalam dua wajah yang berbeda.
Prancis kemungkinan akan mengambil inisiatif sejak awal. Mereka akan menguasai bola, menekan pertahanan Paraguay, dan berusaha mencetak gol cepat untuk mengendalikan ritme permainan.
Sebaliknya, Paraguay kemungkinan besar tidak akan terburu-buru.
Mereka tahu kualitas lawan yang dihadapi. Karena itu, kesabaran akan menjadi senjata utama. Menutup ruang, memaksa Prancis frustrasi, lalu menyerang ketika kesempatan muncul.
Jika Paraguay mampu menjaga skor tetap imbang hingga memasuki fase akhir pertandingan, tekanan justru bisa berpindah ke kubu Prancis.
Dan dalam sepak bola, tekanan sering kali menciptakan kejutan.
Prediksi Paraguay vs Prancis
Paraguay telah membuktikan bahwa mereka layak berada di babak 16 besar. Mereka memiliki semangat juang, organisasi permainan yang rapi, dan keyakinan yang semakin tumbuh setelah menyingkirkan Jerman.
Namun, Prancis tetaplah Prancis.
Kualitas individu yang dimiliki Les Bleus membuat mereka mampu memenangkan pertandingan bahkan ketika tidak tampil dalam performa terbaik.
Paraguay diperkirakan akan memberikan perlawanan sengit dan memaksa Prancis bekerja keras hingga menit-menit akhir. Akan tetapi, pengalaman serta efektivitas lini depan Prancis diprediksi menjadi faktor pembeda.
Prediksi skor: Paraguay 1-2 Prancis.
Apa pun hasil akhirnya nanti, satu hal sudah pasti. Philadelphia akan menjadi saksi pertarungan antara tim yang ingin mempertahankan status favorit dan tim yang berusaha melanjutkan dongeng indahnya di Piala Dunia 2026.
(berbagaisumber/hm27)

















