Tips Opor Ayam Tahan Lama saat Lebaran

Ilustrasi hidangan opor ayam. (Foto:Shutterstock/Aniestia N)
Jakarta, MISTAR.ID
Opor ayam menjadi salah satu hidangan khas yang hampir selalu hadir saat perayaan Hari Raya Idulfitri. Meski tergolong mudah dibuat dengan bahan sederhana, banyak orang masih khawatir memasaknya karena opor ayam dikenal cepat basi jika tidak diolah dengan tepat.
Melansir dari Kompas.com, untuk menjaga kualitas dan ketahanan opor ayam, terdapat sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan, mulai dari teknik memasak hingga pemilihan bahan.
Salah satu faktor utama adalah proses memasak. Terdapat dua metode yang umum digunakan agar santan tidak pecah. Pertama, bumbu ditumis terlebih dahulu, kemudian santan dimasukkan, diikuti air dan ayam, lalu dimasak selama 30-45 menit.
Cara kedua, bumbu ditumis lalu ayam dimasukkan hingga setengah matang sebelum ditambahkan santan. Metode kedua dinilai membuat kuah lebih kental dan tidak mudah basi.
Selain itu, bumbu dapur juga dapat disangrai terlebih dahulu sebelum dihaluskan untuk meningkatkan ketahanan masakan.
Penggunaan api kecil juga menjadi kunci penting dalam memasak opor ayam. Santan sebagai bahan utama sangat rentan pecah jika dimasak dengan api besar.
Oleh karena itu, proses memasak disarankan menggunakan api kecil dan dilakukan pengadukan secara berkala agar santan tetap stabil dan bumbu meresap sempurna ke dalam daging ayam.
Di sisi lain, kualitas bahan juga turut memengaruhi daya tahan opor ayam. Penggunaan ayam dan santan segar sangat dianjurkan. Santan tidak boleh dibiarkan terlalu lama di suhu ruang, terutama dalam kondisi panas, karena dapat mempercepat proses pembusukan.
Dalam hal penyimpanan dan pemanasan ulang, opor ayam juga memerlukan perlakuan khusus. Mengutip keterangan Chef Aguk Prasetiyo, masakan bersantan sebaiknya dipanaskan kembali menggunakan api kecil sambil terus diaduk agar tidak pecah.
Opor ayam juga disarankan hanya disimpan maksimal satu hari di dalam kulkas. Sebelum disimpan, masakan harus segera didinginkan dan tidak dibiarkan terlalu lama di suhu ruang guna mencegah basi.
Dengan memperhatikan teknik memasak, penggunaan api, serta kualitas bahan, opor ayam dapat tetap lezat dan lebih tahan lama saat disajikan di momen Lebaran. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Cara Merebus Ketupat di Kompor agar Lebih Hemat GasBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER






















