Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
KULINER

Cara Merebus Ketupat di Kompor agar Lebih Hemat Gas

Mistar.idKamis, 19 Maret 2026 06.00
AN
cara_merebus_ketupat_di_kompor_agar_lebih_hemat_gas

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Merebus ketupat di kompor umumnya membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4 jam agar matang sempurna, terutama jika menggunakan metode tradisional dengan api menyala terus-menerus.

Ketupat yang menjadi hidangan khas Idulfitri ini memerlukan waktu lama karena air panas harus meresap hingga ke bagian dalam beras yang terbungkus rapat dalam anyaman daun kelapa.

Selain menjadi pelengkap menu seperti opor ayam, rendang, dan sambal goreng ati, ketupat juga memiliki nilai budaya yang kuat dalam tradisi masyarakat Indonesia saat Lebaran.

Namun, meningkatnya kebutuhan efisiensi membuat banyak masyarakat mencari cara memasak ketupat yang lebih hemat gas tanpa mengurangi kualitas tekstur dan kematangannya.

Berbagai metode perebusan pun dapat diterapkan dengan memanfaatkan panas air yang tersisa, sehingga kompor tidak perlu menyala terus-menerus.

Salah satu teknik yang cukup populer adalah metode 5-30-7. Pada metode ini, ketupat direbus selama 5 menit setelah air mendidih, kemudian kompor dimatikan dan ketupat didiamkan dalam air panas selama 30 menit. Setelah itu, ketupat kembali direbus selama 7 menit hingga matang.

Selain itu, terdapat metode 15-30-15-30 yang cocok untuk ketupat berukuran lebih besar atau dengan anyaman daun yang lebih rapat. Ketupat direbus selama 15 menit, didiamkan 30 menit, kemudian direbus kembali selama 15 menit dan kembali didiamkan selama 30 menit.

Metode lain yakni 20-30-20-30 dapat digunakan untuk menghasilkan tekstur ketupat yang lebih padat. Prosesnya dilakukan dengan merebus ketupat selama 20 menit, didiamkan 30 menit, lalu direbus kembali 20 menit dan didiamkan kembali selama 30 menit.

Sementara itu, penggunaan panci presto menjadi alternatif paling cepat. Ketupat cukup dimasak selama 30 hingga 40 menit dengan tekanan tinggi, sehingga lebih hemat waktu dan gas, terutama jika memasak dalam jumlah banyak.

Dengan berbagai metode tersebut, masyarakat tetap dapat menikmati ketupat yang matang, empuk, dan lezat tanpa harus menghabiskan banyak gas saat memasaknya. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN