Thursday, July 23, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Simposium PCU XIV IDAI Sumut Hadirkan Pakar Nasional dan Internasional

Mistar.idKamis, 23 Juli 2026 pukul 15.48 WIB
simposium_pcu_xiv_idai_sumut_hadirkan_pakar_nasional_dan_internasional

Pemberian materi ilmiah untuk para dokter anak yang hadir dalam PCU XIV dan PKB IDAI Sumut. (foto: berry/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Simposium Pediatric Cardiology Update (PCU) XIV Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Utara (Sumut) dalam puncak Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 menghadirkan para pakar nasional dan internasional.

Ketua IDAI Sumut, dr Rizky Adriansyah, mengatakan para pakar membahas berbagai topik, dari peran pencitraan mutakhir seperti Cardiac CT dan MRI, hingga kegagalan jantung pada remaja.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan para dokter anak dan dokter jantung anak. Jadi kebetulan yang hadir adalah dokter anak dari seluruh Indonesia,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Rizky mengatakan, Simposium terfokus untuk pembelajaran para dokter anak. Banyak materi-materi yang ilmiah sifatnya dan memang lebih ditujukan kepada internal dokter anak.

Menurutnya, materi yang disamapikan agar kualitas praktek dokter anak jadi lebih bagus, melayani masyarakatnya menjadi lebih baik dan berusaha untuk bagaimana memberikan pelayanan kesehatan anak.

“Khususnya pelayanan kesehatan jantung anak ke depannya menjadi lebih baik lagi. Jadi ini komitmen nyata IDAI Sumut dalam meningkatkan kapasitas para dokter anak di wilayahnya,” ucapnya.

Ketua Panitia PCU XIV IDAI Sumut, dr Hafaz Zakky Abdillah, menambahkan kegiatan yang digelar di Kabupaten Samosir ini untuk memperingati HAN ke-42.

“Tentunya menyambut HAN, kemudian ada pengabdian masyarakat yang menunjukkan kepada Sumut khususnya Pemerintah Kabupaten Samosir bahwa kami (IDAI) hadir di sana,” tuturnya.

Pengabdian IDAI, dikatakan Hafaz, berupa pemeriksaan kesehatan pada anak yang berada di Samosir. Namun, ia menekankan jika pemeriksaan kesehatan anak sifatnya screening untuk sekitar 600 anak.

Pemeriksaannya meliputi tumbuh kembang anak, melakukan screening jantung, pemeriksaan ginjal anak dan kemudian melihat status nutrisi anak-anak yang ada di wilayah Pemerintah Kabupaten Samosir.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN