Rutin Makan Kimchi Setiap Hari, Studi Ungkap Manfaatnya Cegah Penyakit

Kimchi jika dikonsumsi setiap hari bisa meningkatkan imunitas tubuh. (foto: AFP/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Di musim hujan, daya tahan tubuh kerap menurun sehingga risiko terserang penyakit meningkat. Namun, sebuah studi terbaru mengungkap bahwa konsumsi makanan tertentu setiap hari dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Makanan tersebut adalah kimchi, hidangan fermentasi khas Korea yang belakangan semakin populer, terutama berkat drama Korea. Penelitian menunjukkan kimchi berpotensi meningkatkan imunitas jika dikonsumsi secara rutin.
Kimchi merupakan olahan sayuran fermentasi yang kaya probiotik. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal NPJ Science of Food menemukan bahwa makanan fermentasi seperti kimchi mampu meningkatkan kesehatan mikrobiota usus, yang berperan penting dalam memperkuat sistem imun.
Dikutip dari Medical News Today, penelitian ini merupakan uji klinis selama 12 minggu yang melibatkan 13 orang dewasa dengan kelebihan berat badan. Para peserta dibagi ke dalam tiga kelompok.
Kelompok pertama mengonsumsi plasebo, kelompok kedua mengonsumsi bubuk kimchi yang difermentasi secara alami, dan kelompok ketiga mengonsumsi bubuk kimchi yang difermentasi menggunakan kultur starter. Seluruh kelompok mengonsumsinya setiap hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi bubuk kimchi dengan fermentasi alami mengalami peningkatan sel kekebalan tubuh paling signifikan dibanding kelompok lainnya.
Sel kekebalan memiliki peran penting dalam melindungi tubuh dari berbagai patogen, seperti virus dan bakteri, yang dapat memicu penyakit.
Ahli gizi preventif dari Entirely Nourished, Michelle Routhenstein, menyebut temuan ini cukup masuk akal. Menurutnya, sebagian besar sistem kekebalan tubuh berada di saluran pencernaan.
“Studi ini menunjukkan bahwa setelah mengonsumsi kimchi setiap hari selama 12 minggu, sel-sel kekebalan menjadi lebih efektif dalam mengenali potensi ancaman penyakit,” ujar Routhenstein.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa skala penelitian ini masih terbatas sehingga diperlukan riset lanjutan dengan jumlah peserta yang lebih besar.
“Kita tidak bisa menyimpulkan semua orang akan mendapatkan manfaat yang sama. Namun, mendorong konsumsi makanan fermentasi sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh merupakan langkah yang baik,” katanya.
PREVIOUS ARTICLE
Direktur RSJ Prof Ildrem Targetkan Beberapa Hal di Tahun 2026























