RSUP Adam Malik Turunkan Tim Medis untuk Korban Banjir Sumut-Aceh

Tim medis RSUP Haji Adam Malik yang dikerahkan untuk membantu korban bencana alam banjir di Sumut-Aceh. (Foto: Dokumentasi Humas RSUP Adam Malik/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
RSUP Haji Adam Malik mengerahkan tim medis serta menyalurkan bantuan makanan dan obat-obatan bagi korban bencana banjir dan longsor di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatera Barat.
Plt Direktur Utama RSUP Haji Adam Malik, dr Zainal Safri MKed (PD) SpPD-KKV SpJP (K) SpJP (K), menyampaikan pihaknya turut berduka atas musibah tersebut.
“Di hari pertama bencana banjir, kami terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait, untuk ikut membantu para korban bencana alam, khususnya memberikan bantuan kesehatan,” ujarnya melalui keterangan tertulis kepada Mistar, Kamis (4/12/2025).
Zainal menjelaskan, rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia itu telah menurunkan tim pertama pada Sabtu (29/11/2025) untuk menembus wilayah Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
“Wilayah ini (Batang Toru) salah satu daerah yang cukup parah akibat bencana alam, mengingat jaraknya lebih 400 km, dengan perjalanan hampir 10 jam lewat jalur darat dari Medan,” tuturnya.
Hingga Kamis (4/12/2025), tim medis yang terdiri dari dokter umum dan perawat gawat darurat masih bertugas dan bekerja sama dengan Puskesmas Batang Toru, dengan membawa ambulans, obat-obatan, serta bahan medis habis pakai (BMHP).
“Selain itu, tim medis tersebut turut membawa sebuah ambulans, untuk membantu evakuasi korban, serta bantuan obat-obatan dan bahan medis habis pakai (BMHP),” ucapnya.
Selanjutnya, pada Selasa (2/12/2025), RSUP Haji Adam Malik kembali menurunkan 10 personel tim medis ke Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, yang sebagian wilayahnya masih terendam banjir.
Tim itu terdiri dari dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anak, dokter spesialis kulit, tenaga farmasi, serta paramedis, yang bertugas hingga Sabtu (6/12/2025) mendatang dengan dukungan dari organisasi profesi.
“Bantuan medis menyasar ke masyarakat baik dewasa maupun anak-anak dan sebagian besar korban mengalami masalah kesehatan seperti diare, infeksi saluran napas, gangguan pencernaan, dan penyakit kulit,” katanya.
Pada Kamis (4/12/2025), bantuan medis kembali dikirimkan untuk korban bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Untuk wilayah tersebut, rumah sakit mengerahkan lima dokter spesialis yang terdiri dari penyakit dalam, spesialis anak, spesialis kulit, spesialis jantung, spesialis orthopedi, tenaga farmasi, paramedis, serta dukungan obat-obatan.
“Kami mengirimkan lima dokter spesialis terdiri dari penyakit dalam, spesialis anak, spesialis kulit, spesialis jantung, dan spesialis orthopedi, serta tenaga farmasi, paramedis dan bantuan obat bagi para korban,” ujarnya. (hm25)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















