Friday, June 5, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Faktor Risiko dan Gejala Penyakit Ginjal Kronis pada Anak Menurut Dokter RSU Haji Medan

Mistar.idJumat, 5 Desember 2025 06.01
journalist-avatar-top
BS
faktor_risiko_dan_gejala_penyakit_ginjal_kronis_pada_anak_menurut_dokter_rsu_haji_medan

Ilustrasi anak yang mengalami mual sebagai gejala penyakit ginjal kronis (foto: alodokter/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, dr Beatrix Siregar, Sp.A (K), M.Ked (Ped), mengungkapkan beberapa faktor risiko dan gejala Penyakit Ginjal Kronis (PGK) pada anak.

Beatrix mengatakan terdapat kurang lebih sembilan faktor risiko PGK pada anak, yaitu pertama berat badan lahir rendah, kedua bayi prematur, dan ketiga kelainan saluran kemih.

“Kemudian anak dengan riwayat gangguan ginjal akut, anak dengan infeksi saluran kemih, memiliki riwayat mengalami sindrom nefrotik (ginjal mengeluarkan banyak protein) dan sindrom nefritik (masalah ginjal),” ujarnya kepada Mistar, Kamis (4/12/2025).

Lebih lanjut, Beatrix mengatakan bahwa anak dapat mengalami PGK apabila dalam keluarganya terdapat riwayat penyakit ginjal bawaan atau penyakit ginjal polikistik.

“Anak yang juga memiliki riwayat penyakit sistemik seperti lupus, obesitas, hipertensi, dan diabetes melitus berpotensi terkena penyakit ginjal kronik,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sebagian penderita PGK tidak menunjukkan gejala, namun ada tanda-tanda yang dapat dikenali, seperti tekanan darah tinggi, sesak napas, mual, dan muntah.

“Nafsu makan menurun, kulit kering dan gatal, sakit kepala, sering lemas, terdapat darah dalam urin, perubahan frekuensi buang air kecil, hingga pembengkakan di kaki,” ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN