Pengamat Kesehatan: Musim Pancaroba Pengaruhi Tiga Komponen Utama

Ilustrasi musim pancaroba di Kota Medan. (Foto: GeminiAI/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Pengamat Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Destanul Aulia, menyebutkan musim pancaroba memengaruhi tiga komponen utama yaitu pertama manusia, kedua kuman, dan ketiga lingkungan.
"Ketika lingkungan berubah cepat mencakup suhu dan kelembapan, tubuh kita butuh waktu adaptasi, sehingga daya tahan bisa turun," ujarnya kepada Mistar, Kamis (30/4/2026).
Ia mengatakan, maka di saat yang sama, virus dan bakteri justru lebih mudah berkembang, kemudian menular kepada manusia dan memengaruhi kesehatan masyarakat.
Contohnya, dikatakan Destanul, tiba-tiba kena flu atau batuk pilek saat cuaca tidak menentu yang bukan kebetulan, perubahan suhu dan kelembapan terbukti pengaruhi penyebaran penyakit pernapasan dan virus.
"Saat kondisi hujan mulai sering, genangan air muncul dan bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk penyebab demam berdarah dengue, namun semua itu memiliki tips sederhana untuk mengatasinya," ucapnya.
Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat USU tersebut mengatakan hal yang penting pertama yang harus dilakukan adalah jaga imunitas dengan konsumsi makanan bergizi, cukup tidur, dan jangan lupa minum air.
Tips selanjutnya, masyarakat bisa cegah penularan dengan cuci tangan dan pakai masker jika sedang kurang fit. Pastikan rumah punya ventilasi baik dan tidak ada genangan air di sekitar.
"Intinya saat di musim pancaroba ini, kita harus lebih waspada ataupun sadar terhadap perubahan lingkungan agar tidak mudah sakit, contohnya ganti pakaian basah dan hindari terlalu lama di ruangan AC dingin," ucapnya.
Contoh praktisnya, kalau pagi panas lalu tiba-tiba hujan, sebaiknya langsung ganti baju yang basah dan hindari terlalu lama di ruangan ber-AC dingin. “Hal kecil seperti ini membantu tubuh beradaptasi,” tuturnya. (hm20)
BERITA TERPOPULER




















