Kemenkes Salurkan Bantuan Alat Kesehatan Senilai Rp1,5 Miliar untuk Tiga Daerah Terdampak Bencana

Bantuan Alat Kesehatan yang diberikan Kemenkes untuk daerah terdampak bencana. (foto:kumparan/mistar)
Medan, MISTAR.ID (6/7/2026) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyalurkan bantuan alat kesehatan (alkes) ke sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut) yang terdampak bencana pada akhir 2025.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy, melalui Sekretaris Dinkes Sumut, Hamid Rijal Lubis. Ia menyebut terdapat tiga daerah yang menerima bantuan alkes tersebut.
“Tiga daerah yang dimaksud yaitu Kabupaten Langkat, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Tapanuli Tengah,” ujarnya melalui sambungan telepon kepada Mistar, Senin (6/7/2026).
Hamid menjelaskan, penyerahan bantuan alkes dari Kemenkes kepada tiga daerah terdampak bencana di Sumut telah dilakukan secara simbolis pada Kamis (25/6/2026) di Kantor Kementerian Kesehatan.
Lebih lanjut, Hamid mengatakan pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kemenkes yang telah memberikan bantuan alkes bagi daerah terdampak bencana.
“Kita tentu tetap berharap ada bantuan berikutnya dari Kemenkes. Kita tahu Kemenkes memiliki akses yang lebih baik dan lebih banyak untuk menghadirkan bantuan kepada daerah yang terdampak,” katanya.
Saat ditanya mengenai waktu kedatangan seluruh bantuan alkes, Hamid mengaku belum dapat memastikannya. Namun, pihaknya akan tetap mengikuti arahan dari Kemenkes karena dimungkinkan masih ada bantuan kesehatan maupun bantuan lainnya yang akan disalurkan.
Ia juga menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari berbagai pihak, termasuk sponsor seperti perusahaan maupun komunitas yang turut mendukung pengadaan alat kesehatan.
Bantuan alat kesehatan tersebut diperuntukkan bagi puskesmas yang terdampak bencana. Adapun bantuan yang diberikan meliputi 40 unit tensimeter digital, 40 unit anthropometry kit, 40 unit sterilisator kering, 40 unit tempat tidur pasien tiga engkol, 40 unit stetoskop dewasa, enam unit alat fogging, serta delapan unit dental unit.
Total nilai bantuan alat kesehatan tersebut mencapai Rp1,5 miliar. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Dinkes Dairi Ajak ASN Percepat Pemberantasan TBC, Kasus Masih Tembus 565 Sepanjang 2026























